Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed akan menggelar delapan rapat sepanjang tahun 2026. Rapat ini sangat penting karena menjadi acuan bagi pengambilan kebijakan moneter yang memengaruhi pasar keuangan global, termasuk nilai tukar dolar AS dan strategi investasi.
FOMC adalah forum utama bagi para petinggi bank sentral Amerika Serikat yang menentukan suku bunga acuan dan kebijakan pasar terbuka. Keputusan mereka berdampak pada inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan stabilitas sistem keuangan, yang secara langsung memengaruhi pasar modal dan nilai tukar dolar AS di seluruh dunia.
Peran FOMC dalam Pasar Keuangan Global
Komite ini terdiri atas tujuh anggota Dewan Gubernur The Fed, Presiden Federal Reserve Bank New York, dan empat presiden bank sentral regional yang bergiliran menjabat. Mereka mengadakan rapat sekitar delapan kali setahun, rata-rata setiap enam hingga delapan minggu, untuk mengevaluasi perkembangan ekonomi, inflasi, dan lapangan pekerjaan.
Setiap pertemuan diakhiri dengan pengumuman resmi dan konferensi pers yang menjelaskan arah kebijakan moneter selanjutnya. Informasi ini menjadi sinyal penting bagi pelaku pasar untuk menyesuaikan portofolio investasi dan manajemen risiko.
Jadwal Rapat FOMC The Fed 2026
Berikut adalah tanggal rapat resmi FOMC pada tahun 2026 yang sudah diumumkan:
- 27-28 Januari 2026
- 17-18 Maret 2026
- 28-29 April 2026
- 16-17 Juni 2026
- 28-29 Juli 2026
- 15-16 September 2026
- 27-28 Oktober 2026
- 8-9 Desember 2026
Para pelaku pasar dan investor global biasanya menunggu tanggal ini agar dapat mengantisipasi langkah The Fed dalam menyesuaikan suku bunga atau mengambil kebijakan stabilisasi. Perubahan sinyal dari FOMC sering kali berpengaruh pada volatilitas pasar saham dan pergerakan nilai tukar dolar AS.
Pengaruh Jadwal FOMC terhadap Dolar AS dan Investasi
Dolar AS sering bergerak signifikan setelah pengumuman FOMC karena kebijakan suku bunga mempengaruhi daya tarik mata uang Amerika dibandingkan mata uang lain. Suku bunga yang naik biasanya membuat dolar menguat dan menarik modal asing, sementara kebijakan longgar cenderung melemahkan dolar.
Selain stok dan valuta asing, harga komoditas seperti emas dan obligasi juga sensitif terhadap hasil rapat FOMC. Ini menjadikan jadwal pertemuan ini sebagai acuan wajib bagi trader, perusahaan multinasional, dan pemerintah untuk mengelola risiko dan merancang strategi ekonomi.
Memahami jadwal rapat FOMC dan isi kebijakan yang diambil menjadi hal krusial dalam pengawasan perekonomian global. Kesiapan menyikapi perubahan kebijakan The Fed membantu menjaga stabilitas portofolio investasi dan memberi gambaran tren nilai tukar dolar AS pada tahun 2026.
Baca selengkapnya di: finansial.bisnis.com