PT Jasa Raharja resmi menunjuk Muhammad Awaluddin sebagai direktur utama baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada 31 Desember 2025. Pengumuman ini disampaikan secara resmi pada 2 Januari 2026 di Jakarta.
Selain pergantian direktur utama, perusahaan juga melakukan perubahan susunan direksi lainnya. Dewi Aryani Suzana yang sebelumnya menjabat sebagai direktur operasional sekaligus pelaksana tugas direktur utama, kini mengemban jabatan baru sebagai direktur hubungan kelembagaan.
Posisi direktur operasional kemudian dipercayakan kepada Ariyandi. Sedangkan Rubi Handojo mendapatkan perluasan tugas dengan menjadi direktur sumber daya manusia (SDM), umum, dan teknologi informasi (TI).
Untuk posisi direktur keuangan dan direktur kepatuhan serta manajemen risiko, jabatan tetap dipegang oleh Bayu Rafisukmawan dan Harwan Muldidarmawan. Pergantian ini bertujuan untuk menguatkan struktur kepemimpinan dan mengoptimalkan kinerja Jasa Raharja di tahun buku 2025.
Susunan Direksi PT Jasa Raharja Tahun Buku 2025:
- Direktur Utama: Muhammad Awaluddin
- Direktur SDM, Umum, dan TI: Rubi Handojo
- Direktur Keuangan: Bayu Rafisukmawan
- Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko: Harwan Muldidarmawan
- Direktur Hubungan Kelembagaan: Dewi Aryani Suzana
- Direktur Operasional: Ariyandi
Peran Muhammad Awaluddin sebagai direktur utama diharapkan dapat membawa visi strategis baru untuk meningkatkan pelayanan Jasa Raharja, khususnya dalam memberikan santunan kepada korban kecelakaan lalu lintas. Jasa Raharja selama ini dikenal sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang fokus pada perlindungan dan santunan korban kecelakaan jalan raya serta transportasi publik.
Pergantian direksi ini juga merupakan bagian dari upaya korporasi untuk memperkuat tata kelola internal dan menyesuaikan dengan dinamika tantangan di sektor asuransi sosial. Penunjukan jajaran direksi yang baru relevan dengan komitmen perusahaan untuk terus memperbaiki pelayanan dan memperluas cakupan perlindungan terhadap masyarakat.
Secara khusus, penggabungan direktur SDM dan TI dalam satu jabatan oleh Rubi Handojo mencerminkan kebutuhan Jasa Raharja untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai pendorong efisiensi manajemen sumber daya manusia dan operasional perusahaan. Ini sejalan dengan tren digitalisasi di sektor bisnis asuransi dan pelayanan publik.
Dengan susunan direksi yang baru, Jasa Raharja siap melanjutkan perannya sebagai pelaksana program santunan nasional dan memberikan kontribusi positif dalam sistem perlindungan sosial Indonesia. Penguatan di bidang kelembagaan, operasional, dan kepatuhan diharapkan mendukung pencapaian target-target strategis perusahaan di masa mendatang.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com




