Advertisement

Detik-detik Penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro oleh Militer AS: Fakta Lengkap

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, bersama istrinya, Cilia Flores, ditangkap dalam operasi militer yang dilakukan oleh Amerika Serikat pada Sabtu, 3 Januari 2025. Penangkapan berlangsung di kediaman resmi mereka di Caracas, sebagai respons atas ancaman perdagangan narkoba dan krisis migrasi ilegal yang melibatkan warga Venezuela.

Operasi itu dimulai dini hari dan disertai dengan suara ledakan serta aktivitas penerbangan intens di langit ibu kota Venezuela. Beberapa wilayah terdampak pemadaman listrik, sementara pihak berwenang Venezuela mengimbau masyarakat tetap tenang. CNN melaporkan kondisi relatif stabil dua jam setelah serangan meskipun aktivitas militer masih terlihat jelas.

Detail Operasi Militer

Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan Amerika Serikat, mengungkapkan bahwa operasi melibatkan lebih dari 150 pesawat dari berbagai pangkalan di wilayah Belahan Bumi Barat. Pasukan elit Delta Angkatan Darat AS dan unit FBI memasuki wilayah Venezuela dengan helikopter yang terbang rendah menuju kompleks residensi Maduro sekitar pukul 1 pagi waktu setempat.

Pasukan menghadapi perlawanan dan bertahan di darat beberapa jam sebelum berhasil menangkap Maduro dan istrinya. Keduanya ditemukan di kamar tidur saat sedang tidur dan segera dievakuasi ke kapal USS Iwo Jima. Selanjutnya, mereka diterbangkan ke New York untuk menghadapi proses hukum terkait tuduhan perdagangan narkoba.

Respon dan Konsekuensi

Operasi ini tidak menyebabkan korban jiwa di pihak AS, meski beberapa tentara AS mengalami luka tembak dan satu pesawat AS terkena tembakan namun berhasil keluar dari wilayah Venezuela. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menilai operasi ini sebagai puncak dari kampanye panjang melawan narko-terorisme dan krisis migrasi ilegal.

Keberhasilan penangkapan Maduro membuktikan komitmen AS dalam menangani masalah yang dianggap sebagai ancaman signifikan terhadap stabilitas regional dan keamanan internasional. Proses hukum yang menanti Maduro dan Flores di New York akan menjadi perhatian dunia selanjutnya, mengingat dampak luas dari kasus perdagangan narkoba dan migrasi yang menjadi alasan utama operasi tersebut.

Faktor Pemicu Operasi

Ancaman perdagangan narkoba dari Venezuela yang dikaitkan dengan jaringan internasional telah memperburuk situasi politik dan sosial di negara tersebut. Krisis ekonomi dan migrasi massal warga Venezuela ke AS dan negara tetangga menjadi salah satu alasan utama dilakukannya operasi militer besar-besaran ini.

Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan antara pemerintah Maduro dan Amerika Serikat terus meningkat seiring tuduhan keterlibatan jaringan narkoba yang berurat akar di pemerintahan Venezuela. Penangkapan ini menandai babak baru dalam upaya internasional mengatasi masalah narkoba dan migrasi ilegal secara tegas dan terorganisir.

Kasus penangkapan Nicolas Maduro berpotensi mengubah lanskap politik di Venezuela dan memberikan sinyal kuat bahwa Amerika Serikat berani mengambil tindakan langsung terhadap kepemimpinan yang dianggap melanggengkan praktik perdagangan narkoba dan krisis kemanusiaan di wilayah tersebut.

Baca selengkapnya di: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button