Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Ibu Kota Nusantara (IKN) baru-baru ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah terhadap kelangsungan proyek strategis nasional. Meski pembangunan IKN tidak masuk dalam daftar program prioritas pemerintahannya, Prabowo hadir untuk memastikan bahwa proyek ini tetap berjalan sesuai rencana.
Pengamat politik dari Citra Institute, Yusak Farchan, menilai kehadiran Prabowo di lokasi IKN lebih dari sekadar seremonial. Ia menyatakan bahwa kunjungan ini merupakan sinyal kuat terkait keberlanjutan pembangunan IKN yang merupakan warisan dari pemerintahan sebelumnya.
Yusak menjelaskan bahwa IKN bukan hanya proyek infrastruktur, tetapi juga simbol penting dari legacy pemerintahan Joko Widodo yang wajib dipertahankan oleh penerus. “Kunjungan Presiden ke IKN bukan hanya formalitas, melainkan langkah konkret untuk menjamin kesinambungan program yang diwariskan,” ujarnya.
Selain makna simbolik, kunjungan tersebut memiliki dampak politik yang signifikan. Secara politis, kunjungan Prabowo dianggap sebagai cara menjaga hubungan baik dengan Presiden Jokowi. Hubungan yang harmonis ini penting untuk stabilitas pemerintahan dan kesinambungan program pembangunan nasional.
Dari aspek ekonomi, kehadiran Prabowo di IKN mengirimkan sinyal positif kepada para investor. Ini menandakan bahwa proyek IKN tetap mendapat perhatian serius, yang diharapkan bisa menarik minat modal demi percepatan pembangunan ibu kota baru, meski proyek ini bukan prioritas utama pemerintah saat ini.
Yusak juga mengingatkan risiko jika proyek IKN dibiarkan mandek. Menurutnya, kegagalan menyelesaikan pembangunan IKN bisa menjadi beban politik yang berpotensi merusak hubungan baik antara Prabowo dan Jokowi. Hal ini tentu akan berimbas negatif pada dinamika politik nasional.
Pentingnya kunjungan ini juga menunjukkan betapa strategi pembangunan IKN tidak hanya soal pengalihan ibu kota administrasi negara, tapi juga terkait visi politik dan ekonomi jangka panjang. Langkah presiden kali ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan IKN tetap menjadi agenda transformasi nasional yang dinamis.
Berikut ringkasan makna kunjungan Prabowo ke IKN menurut pengamat:
1. Menegaskan komitmen keberlanjutan proyek IKN.
2. Menjaga warisan pembangunan pemerintahan pendahulu.
3. Memperlihatkan sinyal persatuan dan keharmonisan politik.
4. Memberikan keyakinan kepada investor terhadap proyek strategis.
5. Menghindari risiko beban politik akibat pembangunan mandek.
Keseriusan pemerintah menjaga kelangsungan IKN semakin jelas melalui tindakan nyata seperti kunjungan ini. Meski bukan prioritas utama dalam agenda kabinet, IKN tetap menjadi bagian penting dari visi pembangunan nasional. Kehadiran Prabowo pun menjadi indikator bahwa proyek besar ini mendapat perhatian dari berbagai pihak di pemerintahan, demi memastikan terwujudnya tujuan pembangunan negara di masa depan.
Baca selengkapnya di: www.medcom.id




