Saham PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) mengalami penurunan harga yang signifikan pada perdagangan Kamis, 22 Januari 2026. Dalam sehari, harga saham BUMI merosot hingga 7,25 persen, menetap di level Rp 358 per lembar saham.
Penurunan ini merupakan kelanjutan dari tren negatif yang sudah terjadi selama tiga hari berturut-turut. Dalam sepekan terakhir, saham BUMI sudah terjun bebas sebanyak 12,68 persen, menunjukkan tekanan jual yang kuat di pasar.
Aksi Jual Investor Asing dan Dampaknya
Salah satu faktor utama turunnya harga saham BUMI adalah aksi jual besar-besaran oleh investor asing. Treasure Global Investment, misalnya, melepas 11,19 miliar lembar saham BUMI senilai sekitar Rp 6,91 triliun.
Akibat transaksi ini, porsi kepemilikan saham Treasure Global Investment melemah drastis, dari 8,08 persen menjadi 3,18 persen. Treasure Global Investment dikenal sebagai afiliasi Grup Salim yang secara konsisten mengoleksi saham BUMI.
Selain itu, investor asing asal China, Chengdong Investment Corporation, juga melakukan aksi jual secara berulang. Sejak awal Januari 2026, mereka sudah melepas saham sebanyak 16 kali, memperkuat tekanan jual asing pada saham BUMI.
Kondisi Tren dan Prediksi Riset BRI Danareksa
Menurut riset dari BRI Danareksa, saham BUMI saat ini tengah berada dalam tren bearish atau penurunan harga yang cukup dalam. Mereka menekankan pentingnya kewaspadaan saat harga saham jatuh di bawah level Rp 382 per lembar.
Jika harga saham menembus titik tersebut, risiko penurunan lanjutan cukup tinggi. Sebaliknya, jika bertahan di atas level Rp 382, tren penurunan masih berpotensi tertahan dan tidak berubah arah secara signifikan.
Pengaruh dari Sentimen Pasar dan Faktor Lain
Melonjaknya aksi jual asing dan penurunan harga saham BUMI juga dipengaruhi sentimen negatif terhadap sektor tambang, khususnya batu bara, serta kondisi fundamental perusahaan yang tengah diuji.
Investor cenderung berhati-hati dalam menggunakan modalnya untuk saham BUMI pasca aksi jual besar oleh para pelaku pasar asing. Situasi ini menyebabkan pergerakan harga saham semakin liar dan volatilitas meningkat.
Data Perkembangan Saham BUMI
- Penurunan harga selama tiga hari berturut, rata-rata di atas 5 persen per hari
- Level harga terkini saham di Rp 358 per lembar saham (pukul 14:38 WIB)
- Akumulasi penurunan mingguan sebesar 12,68 persen
- Aksi jual Treasure Global Investment sebesar Rp 6,91 triliun saham BUMI
- Investor Chengdong Investment Corporation melepas saham sebanyak 16 kali dari awal Januari
Investor disarankan untuk selalu melakukan analisis fundamental dan teknikal sebelum memutuskan membeli atau menjual saham BUMI. Selain itu, waspadai risiko yang muncul akibat pergerakan pasar yang dipengaruhi aksi investor asing yang cenderung lebih sensitif terhadap perkembangan global dan kebijakan ekonomi.
Informasi ini bersifat edukatif dan perlu dijadikan bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan investasi. Setiap keputusan akhirnya berada di tangan investor masing-masing dengan risiko yang harus dikelola secara mandiri.
Baca selengkapnya di: www.suara.com




