Pertamina Pastikan Ketersediaan BBM dan LPG di Papua Barat Terjaga Selama Ramadan

Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku menegaskan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) di Papua Barat aman selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 H. Kondisi ini mencakup wilayah Manokwari dan sekitarnya dengan ketersediaan BBM di fuel terminal (FT) Manokwari yang rata-rata cukup untuk 12 hari.

Untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi masyarakat saat bulan suci, Pertamina telah berencana menambah stok BBM dan LPG secara signifikan. Langkah ini sekaligus memastikan kelancaran pasokan pada periode Ramadan yang biasanya terjadi lonjakan penggunaan.

Pemantauan Stok Secara Real Time

Stok BBM dan LPG diawasi secara ketat dengan pemantauan real time setiap hari. Proses ini melibatkan pengawasan suplai yang masuk ke terminal maupun pendistribusian ke lembaga penyalur seperti SPBU, agen minyak tanah, depot pengisian pesawat udara (DPPU), dan pangkalan LPG.

Selain kuantitas, kualitas produk menjadi prioritas utama. Pertamina melakukan pengecekan takaran dan kualitas produk secara rutin agar masyarakat menerima layanan terbaik dan aman saat beribadah puasa. Hal ini juga untuk memastikan tidak ada penyelewengan dalam distribusi produk energi.

Pengawasan dan Inspeksi Lapangan oleh DPR

Distribusi BBM dan LPG di Papua Barat juga mendapat perhatian dari legislatif. Anggota Komisi XII DPR, Cheroline Chrisye Makalew, melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah SPBU dan pangkalan LPG di Manokwari.

Dalam pemantauannya, Cheroline mencatat kondisi distribusi mulai membaik. Antrean panjang yang sebelumnya menjadi permasalahan di SPBU berstatus public service obligation (PSO) kini hampir tidak terjadi. Meski terdapat laporan stok LPG yang menipis di beberapa agen, pasokan akan segera dipenuhi.

Koordinasi dengan Aparat Penegak Hukum

Agar distribusi energi berjalan lancar dan bebas dari permasalahan teknis maupun praktik penyelewengan, Pertamina memperkuat sinergi dengan Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat dan Kejaksaan Tinggi Papua Barat.

Kerjasama ini bertujuan menjaga stabilitas pasokan dan memastikan seluruh proses distribusi dilakukan sesuai prosedur serta standar yang berlaku. Ini penting agar kebutuhan masyarakat terhadap BBM dan LPG selama Ramadan dapat terpenuhi tanpa kendala.

Rincian Ketersediaan dan Pengawasan BBM dan LPG di Papua Barat

  1. Stok BBM di fuel terminal Manokwari rata-rata tersedia untuk 12 hari konsumsi.
  2. Stok LPG ditingkatkan selama Ramadan sebagai antisipasi lonjakan konsumsi.
  3. Distribusi diawasi ketat mulai dari terminal sampai pangkalan LPG dan SPBU.
  4. Pengecekan takaran dan kualitas produk dilakukan setiap hari.
  5. Inspeksi mendadak Komisi XII DPR menunjukkan distribusi mulai lancar.
  6. Koordinasi dengan Polda dan Kejaksaan Papua Barat diperkuat untuk pengawasan.

Dengan langkah-langkah ini, Pertamina memastikan masyarakat Papua Barat akan mendapatkan pasokan energi yang andal sepanjang Ramadan hingga Idulfitri. Kondisi ini juga menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran ibadah dan aktifitas warga dengan layanan energi yang berkualitas.

Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button