BPH Migas memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di jalur wisata Bogor-Puncak-Cianjur (Bopunjur) terkendali selama libur Hari Raya Idul Fitri 1447 H tahun 2026. Pemantauan langsung dilakukan oleh anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho, di beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) strategis di sepanjang jalur ini.
Pasokan BBM di kawasan Bopunjur disuplai dari Terminal BBM Plumpang dengan distribusi yang berjalan lancar tanpa kendala berarti. Ketersediaan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan kendaraan selama arus mudik, arus balik, maupun aktivitas wisata di area tersebut.
Pengamanan Pasokan di Titik Rawan
Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM di titik-titik rawan kepadatan terutama jalur Puncak-Cianjur, Pertamina Patra Niaga menyiagakan layanan Pertamina Delivery Service (PDS) 135. Layanan ini menghadirkan motoris BBM yang siap mengantarkan bahan bakar kepada pengendara yang kehabisan di tengah kemacetan.
Fathul menjelaskan bahwa kehadiran motoris ini membantu mengatasi kebutuhan BBM darurat secara cepat. Dengan layanan ini, pengendara tidak perlu kesulitan mencari SPBU di tengah-jalan padat, sehingga perjalanan di jalur wisata tetap lancar dan nyaman.
Menjaga Kualitas dan Keamanan BBM
Selain memastikan ketersediaan, BPH Migas juga menekankan pentingnya kualitas BBM yang dijual di SPBU. Uji kadar air pada tangki BBM di sejumlah SPBU menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan air, yang berarti kualitas BBM tetap terjaga sesuai ketentuan.
“Hasil uji ini diharapkan memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat saat menggunakan BBM,” kata Fathul. Penjaminan kualitas ini penting untuk menjaga performa kendaraan dan kepuasan konsumen di titik jalur wisata.
Pemantauan Lalu Lintas dan Rekayasa One Way
Meskipun pasokan BBM dipastikan aman, Fathul mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kondisi lalu lintas di jalur Puncak. Pada momen volume kendaraan tinggi, sering diberlakukan rekayasa lalu lintas satu arah (one way) untuk mengurai kemacetan.
Masyarakat diharapkan memantau informasi lalu lintas dan mengikuti arahan petugas agar perjalanan menjadi lebih nyaman dan aman. Kesadaran ini penting untuk mengoptimalkan waktu perjalanan serta memaksimalkan penggunaan pasokan BBM yang tersedia.
Berbagai upaya BPH Migas dan Pertamina ini menunjukkan kesiapan dalam menghadapi lonjakan permintaan BBM selama masa liburan dan puncak wisata. Dengan koordinasi yang baik serta pemantauan langsung, situasi pasokan energi dapat dijaga stabil tanpa hambatan di jalur wisata utama Jawa Barat.
Baca selengkapnya di: mediaindonesia.com




