PT Asuransi Digital Bersama Tbk. (YOII) membukukan Pendapatan Jasa Asuransi sebesar Rp730,70 miliar sepanjang 2025, atau tumbuh 122,91% secara tahunan. Kenaikan ini menunjukkan bisnis asuransi berbasis digital milik perseroan masih mampu mencatatkan pertumbuhan kuat di tengah kondisi ekonomi yang disebut manajemen penuh tekanan.
Direktur Utama Asuransi Digital Bersama, Adi Wibowo Adisaputro, mengatakan Hasil Jasa Asuransi juga naik tajam 289,87% menjadi Rp458,72 miliar. Ia menyampaikan bahwa perusahaan tetap menyiapkan strategi jangka panjang, termasuk memperkuat modal untuk mendukung inovasi produk dan ekspansi usaha.
Kinerja laba dan neraca ikut menguat
YOII menorehkan laba sebesar Rp20,14 miliar hingga Desember 2025, naik 18,96% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan laba itu masih ditopang oleh produk asuransi kecelakaan diri dan asuransi perjalanan yang menjadi fokus utama perusahaan.
Perseroan juga membukukan pertumbuhan pada sisi aset dan ekuitas. Aset naik 38,43% menjadi Rp347,25 miliar, liabilitas bertambah 51,44% menjadi Rp136,22 miliar, dan ekuitas meningkat 31,15% menjadi Rp211,03 miliar.
Strategi ekspansi produk berbasis gaya hidup
Manajemen menyebut arah bisnis ke depan akan tetap bertumpu pada produk asuransi yang dekat dengan kebutuhan gaya hidup masyarakat. Perusahaan ingin memperluas portofolio secara horizontal dan vertikal dengan memantau tren gaya hidup yang berkembang di pasar.
Fokus ekspansi itu mencakup penguatan produk travel insurance, asuransi mikro, dan layanan asuransi kendaraan. YOII juga akan memanfaatkan lebih banyak kanal distribusi, baik online melalui pialang maupun jalur konvensional.
Langkah modal dan penggunaan dana IPO
Adi menegaskan bahwa penguatan permodalan menjadi salah satu prioritas penting untuk menopang pertumbuhan perusahaan. Ia mengatakan seluruh laba bersih tahun lalu akan dialokasikan sebagai modal untuk pengembangan bisnis ke depan.
Di sisi lain, perusahaan juga melaporkan realisasi penggunaan dana dari penawaran umum perdana saham sebesar Rp41,20 miliar. Biaya emisi yang telah dikeluarkan tercatat Rp5,70 miliar, sementara seluruh dana telah dipakai untuk kegiatan pemasaran dan operasional.
Riwayat bisnis dan arah transformasi
PT Asuransi Digital Bersama Tbk. merupakan perusahaan asuransi umum yang berdiri sejak 1988 dan sebelumnya bernama PT Sarana Lindung Upaya. Perseroan melakukan restrukturisasi bisnis pada 2022 agar lebih fokus pada asuransi lifestyle dengan dukungan teknologi informasi dalam proses operasionalnya.
Arah transformasi itu membuat YOII semakin menekankan produk yang relevan dengan kebiasaan konsumen digital. Dengan pertumbuhan pendapatan jasa asuransi yang kuat, kenaikan laba, dan rencana ekspansi produk, perusahaan kini berada pada fase penting untuk menjaga momentum bisnis di pasar asuransi yang makin kompetitif.
Fakta kinerja YOII pada 2025
- Pendapatan Jasa Asuransi: Rp730,70 miliar, naik 122,91% YoY.
- Hasil Jasa Asuransi: Rp458,72 miliar, naik 289,87% YoY.
- Laba: Rp20,14 miliar, naik 18,96% YoY.
- Aset: Rp347,25 miliar, naik 38,43% YoY.
- Liabilitas: Rp136,22 miliar, naik 51,44% YoY.
- Ekuitas: Rp211,03 miliar, naik 31,15% YoY.
Dengan basis kinerja itu, YOII masih menempatkan produk asuransi kecelakaan diri, perjalanan, dan kendaraan sebagai motor pertumbuhan utama sambil memperkuat modal serta kanal distribusi untuk menjaga laju bisnis pada periode berikutnya.
Source: finansial.bisnis.com