Rumor soal Nvidia yang disebut-sebut tengah menyiapkan akuisisi terhadap perusahaan PC besar sempat mengguncang pasar saham pada perdagangan terbaru. Namun, perusahaan tersebut langsung membantah kabar itu dan menegaskan bahwa mereka tidak sedang bernegosiasi untuk membeli produsen PC mana pun.
Pembantahan ini muncul setelah laporan dari SemiAccurate menyebut adanya pembicaraan yang telah berlangsung lebih dari setahun. Mengutip Bloomberg News, juru bicara Nvidia menyatakan, “Laporan media tersebut tidak benar; Nvidia tidak sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi produsen PC mana pun.”
Saham Bergerak Cepat Setelah Rumor Beredar
Respons pasar datang dengan cepat saat kabar akuisisi mulai menyebar. Saham Dell sempat naik 6,7% dan bahkan ditutup di rekor tertinggi $189,79 sebelum berbalik melemah setelah bantahan Nvidia muncul.
HP juga ikut terdorong naik pada awal perdagangan, tetapi kemudian terkoreksi lebih dari 3% dalam perdagangan setelah jam bursa. Pergerakan ini menunjukkan betapa sensitifnya pasar terhadap isu korporasi yang berkaitan dengan Nvidia, terutama karena perusahaan itu kini menjadi salah satu pemain paling penting dalam ekosistem kecerdasan buatan.
Nvidia dan Posisi Besarnya di Pasar AI
Nvidia bukan sekadar produsen chip, melainkan pemasok utama infrastruktur AI yang dipakai banyak perusahaan teknologi. Dalam tahun fiskal yang berakhir pada Januari 2026, Nvidia disebut telah menyalurkan dana sebesar $70 miliar kepada mitra dan pelanggan, angka yang memperlihatkan kuatnya jaringan bisnis perusahaan tersebut.
Dell menjadi salah satu mitra penting Nvidia karena ikut memproduksi server AI yang menggunakan chip Nvidia. Perusahaan itu memproyeksikan pendapatan sekitar $50 miliar untuk tahun fiskal yang berakhir Januari 2027, sehingga hubungan bisnis antara keduanya dinilai strategis meski tidak berarti ada rencana akuisisi.
Dampak ke Produsen PC: Sentimen Bisa Berubah dalam Hitungan Jam
Isu akuisisi terhadap produsen PC langsung memicu spekulasi bahwa Nvidia ingin memperluas pengaruhnya ke segmen perangkat keras konsumen. Meski kabar itu dibantah, reaksi saham Dell dan HP menunjukkan bahwa investor masih mengasosiasikan Nvidia dengan peluang ekspansi yang besar.
Berikut ringkasan pergerakan yang tercatat dari kabar tersebut:
- Dell sempat naik 6,7% sebelum ditutup pada $189,79.
- HP sempat menguat 5,3% pada sesi yang sama.
- Saham Dell turun 3,4% dalam perdagangan setelah jam bursa.
- Saham HP turun lebih dari 3% setelah pengumuman bantahan Nvidia.
Persaingan di Pasar PC Masih Ketat
Di pasar global, HP tercatat menguasai 19% pangsa pasar pada kuartal pertama tahun ini, namun masih berada di bawah Lenovo Group Ltd. Data ini memperlihatkan bahwa pasar PC tetap kompetitif, dengan pemain besar terus berebut posisi di tengah perubahan permintaan perangkat kerja dan komputasi.
Rumor akuisisi yang cepat menyebar menyoroti besarnya perhatian investor terhadap hubungan antara produsen chip AI dan produsen PC. Selama permintaan server AI dan perangkat komputasi terus berkembang, setiap sinyal kerja sama atau aksi korporasi dari Nvidia diperkirakan masih akan memicu reaksi besar di pasar.
