Harga Dexlite di awal Mei 2026 belum menunjukkan pergerakan baru di seluruh Indonesia. Bagi pengguna kendaraan diesel, kabar ini penting karena harga yang berlaku masih sama seperti penyesuaian terakhir yang ditetapkan Pertamina pada 18 April 2026.
Kondisi tersebut membuat banderol Dexlite tetap konsisten per Sabtu, 2 Mei 2026. Perbedaan harga antardaerah masih terjadi, tetapi belum ada perubahan nilai jual dari penetapan sebelumnya.
Harga di Jawa dan Bali tetap menjadi acuan utama
Di wilayah Jawa dan Bali, Dexlite dipatok Rp 23.600 per liter. Harga ini berlaku untuk DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan NTB.
Angka tersebut juga masih menjadi pembanding utama bagi konsumen di daerah lain. Dibandingkan harga sebelumnya yang berada di kisaran Rp 14.200 per liter, nominal ini menunjukkan kenaikan yang cukup besar.
Sejumlah wilayah luar Jawa mencatat harga lebih tinggi
Di beberapa provinsi, harga Dexlite tercatat lebih mahal daripada di Pulau Jawa. Riau, Sumatera Barat, dan Kalimantan Selatan masuk kelompok wilayah dengan harga Rp 24.650 per liter.
Kelompok harga Rp 24.150 per liter juga muncul di banyak daerah lain. Daftar itu mencakup Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, seluruh provinsi di Sulawesi, Gorontalo, Maluku, Maluku Utara, dan seluruh wilayah Papua.
Selisih harga dipengaruhi distribusi dan pajak daerah
PT Pertamina Patra Niaga menyebut variasi harga terjadi karena faktor distribusi dan kebijakan pajak daerah. Karena itu, harga Dexlite tidak selalu sama antardaerah meski masih berada pada produk yang sama.
Untuk wilayah bebas pajak, harga juga lebih rendah. FTZ Sabang mencatat harga Rp 22.150 per liter, sedangkan FTZ Batam berada di level Rp 22.450 per liter.
Daftar harga Dexlite per 2 Mei 2026
| Wilayah/Provinsi | Harga per Liter |
|---|---|
| DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah | Rp 23.600 |
| DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, NTB | Rp 23.600 |
| Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu | Rp 24.150 |
| Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Lampung | Rp 24.150 |
| Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau | Rp 24.650 |
| Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara | Rp 24.650 |
| Kalimantan Barat, Tengah, Timur | Rp 24.150 |
| Sulawesi (seluruh provinsi), Gorontalo | Rp 24.150 |
| Maluku, Maluku Utara, Papua (seluruh wilayah) | Rp 24.150 |
| FTZ Sabang | Rp 22.150 |
| FTZ Batam | Rp 22.450 |
Harga tersebut berlaku merata di jaringan SPBU Pertamina masing-masing wilayah. Konsumen dapat memantau perubahannya melalui aplikasi MyPertamina atau situs resmi perusahaan jika ada penyesuaian berikutnya.
Seluruh angka di atas masih menjadi nilai aktual yang berlaku hingga 2 Mei 2026. Perubahan selanjutnya akan bergantung pada kebijakan internal dan kondisi pasar energi global.
