ESDM Desak PLN Pulihkan Listrik Sumatera Lebih Cepat, Beban Warga Mulai Terurai

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meminta PLN mempercepat pemulihan listrik di wilayah Sumatera setelah gangguan sistem kelistrikan meluas dan memengaruhi aktivitas masyarakat. Pemerintah menegaskan proses pemulihan harus berjalan cepat agar layanan dasar, kegiatan ekonomi, dan mobilitas warga segera kembali normal.

Wakil Menteri ESDM Yuliot mengatakan kementerian bersama Kementerian Sekretariat Negara dan PLN terus berkoordinasi intensif untuk menangani gangguan yang terjadi di sebagian wilayah Sumatera. Kementerian ESDM juga menempatkan kejadian ini sebagai perhatian serius karena dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat.

Investigasi teknis dan pengawasan lapangan

Yuliot menegaskan pemerintah tidak hanya fokus pada pemulihan jaringan, tetapi juga pada investigasi teknis secara menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk mengetahui penyebab utama gangguan sekaligus menyiapkan mitigasi agar peristiwa serupa tidak terulang.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Tri Winarno menyampaikan pemerintah terus mengawal proses pemulihan agar pasokan listrik kembali andal dan aman. Ia menyebut tim inspektur ketenagalistrikan sudah diterjunkan ke lapangan dan akan diperkuat untuk memperdalam pemeriksaan teknis.

Arahan untuk memperkuat sistem Sumatera

Tri menjelaskan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah memberi arahan agar PLN meningkatkan keandalan backbone sistem Sumatera. Penguatan itu mencakup pembangunan pembangkit dan transmisi 500 kV/275 kV serta penguatan sistem kelistrikan di setiap provinsi.

PLN juga diminta menyiapkan pembangkit dan infrastruktur blackstart untuk mempercepat pemulihan jika gangguan serupa terjadi lagi. Pemerintah menilai kesiapan infrastruktur semacam ini penting untuk memperkecil durasi padam dan mempercepat normalisasi sistem.

Tri menambahkan percepatan pembangunan pembangkit di wilayah Sumatera bagian barat menjadi salah satu fokus yang harus dijalankan dengan baik. Arahan itu diarahkan untuk memperkuat ketahanan sistem kelistrikan di kawasan tersebut.

PLN lakukan pemulihan bertahap

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi. Ia memastikan seluruh personel PLN bekerja maksimal untuk mempercepat normalisasi sistem sejak kejadian muncul.

Darmawan menjelaskan tim PLN langsung melakukan asesmen, memulihkan sistem transmisi dan gardu induk, lalu menyalakan kembali pembangkit secara bertahap dan terkoordinasi. Ia menyebut indikasi awal gangguan berasal dari sistem transmisi 275 kV antara Muara Bungo dan Sungai Rumbai di Jambi, yang diduga dipicu kondisi cuaca buruk.

Gangguan itu kemudian memicu efek domino pada sistem kelistrikan Sumatera dan berdampak pada sejumlah pembangkit di berbagai wilayah. Meski demikian, pemulihan terus bergerak dan menunjukkan perkembangan signifikan.

Hingga Sabtu pukul 19.00 WIB, PLN mencatat lebih dari 8,5 juta pelanggan dari total 13,1 juta pelanggan terdampak telah kembali mendapatkan listrik. Pada saat yang sama, beban sistem yang pulih mencapai 3.431,21 MW dari total 5.334 MW yang terdampak, sementara 176 gardu induk terdampak seluruhnya sudah kembali beroperasi.

Source: www.beritasatu.com
Terkait