BRI menghadirkan pilihan transaksi yang lebih ringkas melalui BRI Debit Contactless Mastercard, sekaligus memberi kesempatan cashback Rp50.000 bagi nasabah terpilih yang melakukan upgrade kartu debit. Program ini berlaku pada 21 Mei hingga 31 Juli 2026 dan ditujukan untuk nasabah yang ingin bertransaksi dengan cara yang lebih praktis, aman, dan memiliki jangkauan penggunaan lebih luas.
Melalui kartu berteknologi contactless, pembayaran dapat dilakukan cukup dengan mendekatkan kartu ke mesin EDC berlogo contactless. Untuk transaksi dengan nominal tertentu, nasabah juga tidak perlu memasukkan PIN, sehingga proses pembayaran terasa lebih cepat, terutama bagi pengguna dengan mobilitas tinggi.
Kemudahan transaksi di dalam dan luar negeri
BRI Debit Contactless Mastercard dirancang untuk mendukung transaksi yang lebih fleksibel, termasuk saat nasabah bepergian ke luar negeri atau bertransaksi di merchant global. Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan kartu ini hadir untuk menjawab kebutuhan transaksi yang semakin dinamis dan menuntut akses pembayaran yang lebih luas.
“BRI terus menghadirkan solusi transaksi yang relevan dengan kebutuhan nasabah. Melalui BRI Debit Contactless Mastercard, kami ingin memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih mudah, cepat, aman, dan dapat digunakan secara lebih luas,” ujar Dhanny.
Fitur ini memberi opsi pembayaran yang sederhana tanpa mengurangi kenyamanan pengguna. Saat nominal transaksi masih berada dalam batas tertentu, proses dapat selesai lebih cepat karena kartu tidak perlu dimasukkan ke mesin EDC.
Batas transaksi tetap dijaga
BRI menetapkan limit transaksi contactless tanpa PIN hingga Rp1 juta untuk transaksi domestik dan Rp3 juta untuk transaksi internasional atau cross-border. Jika transaksi melampaui batas tersebut, nasabah tetap bisa melanjutkan pembayaran dengan PIN melalui mesin EDC menggunakan kartu berbasis chip seperti transaksi kartu pada umumnya.
Pengaturan limit ini menjadi bagian dari upaya menjaga keseimbangan antara kepraktisan dan keamanan. Dengan demikian, nasabah tetap memiliki kendali atas setiap transaksi yang dilakukan.
Keamanan menjadi prioritas
Meski menawarkan proses yang lebih cepat, layanan contactless BRI tetap dilengkapi perlindungan berlapis. Sistem ini memanfaatkan teknologi Near Field Communication atau NFC yang hanya memproses transaksi dalam jarak sangat dekat, disertai pembatasan nominal, enkripsi data, dan pemantauan real-time oleh sistem bank.
Pendekatan tersebut membuat transaksi tetap ringkas tanpa mengabaikan aspek keamanan. BRI menempatkan perlindungan nasabah sebagai elemen utama dalam pengembangan layanan pembayaran modern ini.
Kesempatan cashback untuk nasabah terpilih
Selain kemudahan transaksi, BRI juga memberikan nilai tambah berupa cashback Rp50.000 bagi nasabah terpilih yang melakukan upgrade kartu debit. Program ini hanya berlaku bagi nasabah yang menerima pesan atau komunikasi resmi dari BRI.
Nasabah yang mengganti kartu debit berlogo GPN menjadi BRI Debit Contactless Mastercard berkesempatan memperoleh cashback satu kali selama periode program berlangsung. Skema ini menjadi insentif tambahan bagi nasabah yang ingin beralih ke kartu dengan fitur pembayaran yang lebih modern.
Pertumbuhan penggunaan kartu contactless terus naik
Minat terhadap kartu debit contactless BRI juga menunjukkan perkembangan yang kuat. Selama Januari–Maret 2026, frekuensi transaksi contactless menggunakan kartu debit BRI tumbuh 1.144% secara tahunan atau year-on-year.
Nilai transaksinya pun mencapai Rp15,9 triliun, naik 1.195% secara tahunan. Dari sisi jumlah kartu, BRI Debit Contactless Mastercard telah mencapai 1 juta kartu sejak diluncurkan pada Oktober 2024, dengan pertumbuhan 796% YoY.
Lonjakan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin menerima metode pembayaran yang cepat dan praktis. BRI menilai tren itu sejalan dengan kebutuhan nasabah yang menginginkan layanan transaksi yang bisa digunakan kapan pun dan di mana pun.
Source: www.viva.co.id






