Cisem II Resmi Mengalir Penuh, 242 Kilometer Pipa Gas Ubah Peta Pasokan Nasional

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral resmi mengoperasikan penuh Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Batang-Cirebon-Kandang Haur Timur atau Cisem II sepanjang 242 kilometer. Operasi penuh ini menandai langkah baru dalam penguatan jaringan transmisi gas bumi nasional dari Jawa Tengah ke Jawa Barat.

Pengoperasian dilakukan melalui commissioning di Kandang Haur Timur, Jawa Barat. Jalur baru itu kini terhubung langsung dengan fasilitas operasi eksisting milik PT Pertamina Gas di titik yang sama untuk mengoptimalkan distribusi energi.

Integrasi jaringan gas makin kuat

Rangkaian pengujian Cisem II sebelumnya sudah rampung pada pertengahan Maret 2026 di Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah. Tahap itu menjadi dasar integrasi operasional agar sistem siap berjalan menyeluruh saat dihubungkan ke infrastruktur yang sudah ada.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengatakan pengoperasian penuh ini membuat penyaluran gas bumi menjadi lebih fleksibel. Ia juga menegaskan bahwa infrastruktur tersebut memperkuat keandalan pasokan energi di dalam negeri.

Menurut Laode, integrasi jaringan ini membuka peluang penyaluran gas dari berbagai sumber produksi ke pusat-pusat konsumsi energi. Pemerintah juga mendorong pemanfaatan gas bumi domestik untuk kebutuhan industri dan sektor strategis lain.

Dampak ke industri dan pasokan nasional

Laode menyebut integrasi jaringan pipa gas bumi nasional akan mendukung kebutuhan industri, pembangkit listrik, kilang, dan pabrik pupuk. Dengan jaringan yang lebih terhubung, aliran gas dinilai bisa diarahkan lebih efektif sesuai kebutuhan di lapangan.

PT Perusahaan Gas Negara Tbk menilai proyek strategis nasional ini memberi momentum positif bagi perluasan ekosistem gas bumi yang terintegrasi. Perusahaan melihat interkoneksi tersebut membuat sistem penyaluran gas semakin fleksibel sekaligus memperkuat keandalan pasokan energi nasional.

Direktur Komersial PGN Aldiansyah Idham mengatakan infrastruktur ini memperkuat sistem penyaluran gas yang lebih terintegrasi. Ia menilai konektivitas fisik dengan infrastruktur eksisting menjadi unsur penting dalam keberhasilan proyek transmisi tersebut.

Kesiapan teknis di lapangan

Pertagas juga menegaskan kesiapan teknis seluruh fasilitas yang kini saling terhubung di lapangan. Direktur Utama Pertagas Indra P. Sembiring menyebut kehadiran Cisem II akan semakin memperkuat konektivitas jaringan pipa gas bumi nasional.

Indra menambahkan proyek ini juga meningkatkan fleksibilitas operasi sistem transmisi gas. Dengan jalur yang sudah tersambung penuh, jaringan ini diharapkan menjadi bagian penting dari penguatan sistem energi domestik yang lebih andal.

Exit mobile version