Pegadaian Dan BSN Kunci Sinergi Syariah, Rp1,4 Triliun Mengalir Ke Layanan Digital

PT Pegadaian dan Bank Syariah Nasional (BSN) memperkuat ekosistem keuangan syariah melalui kerja sama pembiayaan modal kerja komprehensif senilai Rp 1,4 triliun. Kolaborasi ini juga diarahkan untuk mempercepat integrasi layanan digital agar nasabah mendapat akses transaksi yang lebih praktis dan terhubung.

Penandatanganan perjanjian berlangsung di Menara 1 BTN, Jakarta Pusat, dan dihadiri jajaran kedua perusahaan. Dari Pegadaian hadir Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis Ferdian Timur Satyagraha, sementara BSN diwakili Direktur Utama Alex Sofjan Noor.

Penguatan likuiditas dan ekspansi layanan syariah

Ferdian menegaskan bahwa pembiayaan Rp 1,4 triliun bukan sekadar angka dalam dokumen kerja sama. Ia menyebut fasilitas itu sebagai bentuk kepercayaan institusi finansial terhadap fundamental bisnis Pegadaian yang terus tumbuh solid.

Menurut Ferdian, dana tersebut akan menjadi penggerak baru untuk memperluas pembiayaan modal kerja yang lebih inklusif. Ia juga menilai kerja sama ini mendukung percepatan transformasi digital yang sedang dijalankan perusahaan untuk memberi kemudahan bagi nasabah.

Di sisi lain, BSN memandang kemitraan ini sebagai bagian dari upaya memperkuat perannya di industri keuangan syariah nasional. Alex menyampaikan bahwa pembiayaan modal kerja itu menggunakan akad musyarakah, sehingga tetap sesuai dengan prinsip syariah.

Alex juga menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya mendukung kebutuhan modal kerja Pegadaian. Ia menilai kerja sama tersebut ikut menegaskan komitmen BSN menghadirkan solusi keuangan yang produktif, berkelanjutan, dan memberi nilai tambah bagi masyarakat.

Integrasi digital menjadi fokus berikutnya

Selain pembiayaan, dua institusi ini menempatkan integrasi layanan digital sebagai agenda penting. Salah satu rencana yang sedang dijajaki adalah penambahan fitur Tabungan Emas Pegadaian langsung ke mobile banking BSN yang bernama Bale Syariah.

Jika integrasi itu berjalan, nasabah BSN dapat melakukan investasi, top-up, dan memantau portofolio emas tanpa berpindah aplikasi. Langkah ini dinilai dapat membuat akses layanan lebih sederhana sekaligus memperluas pengalaman nasabah di ekosistem syariah.

Pegadaian dan BSN juga membahas penambahan opsi rekening BSN sebagai jalur pencairan pinjaman serta pembayaran pinjaman di aplikasi Tring! milik Pegadaian. Integrasi ini diproyeksikan memangkas birokrasi transaksi dan memberi fleksibilitas lebih besar bagi pengguna aplikasi.

Dorong sinergi jangka panjang

Kolaborasi antara Pegadaian dan BSN menunjukkan arah yang lebih luas dari sekadar pembiayaan bisnis. Keduanya ingin membangun konektivitas layanan yang memperkuat sinergi antar lembaga keuangan syariah serta mendorong inklusi keuangan nasional.

Dalam konteks itu, kerja sama ini diposisikan sebagai awal dari pengembangan strategis lain yang masih akan digali. Fokusnya tetap pada penguatan ekosistem syariah, peningkatan layanan digital, dan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian syariah di Indonesia.

Source: www.viva.co.id

Berita Terkait

Back to top button