PLN Pastikan Listrik Sulteng Pulih Total, 68.459 Pelanggan Kembali Menyala

PT PLN (Persero) memastikan seluruh jaringan listrik yang terdampak gempa magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah sudah pulih sepenuhnya. Pemulihan itu membuat pasokan listrik kembali normal di lima daerah yang sebelumnya mengalami gangguan.

Vice President Pengendalian Distribusi Sulmapana PLN Eko Prihandana menyebut percepatan pemulihan berjalan baik berkat kerja sama seluruh tim di lapangan. Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan tertulis yang diterima di Palu pada Minggu, 21 Juni 2026.

Gangguan sempat meluas ke lima wilayah

Gempa yang terjadi di Sulteng sempat mengganggu layanan listrik di Kota Palu, Kabupaten Donggala, Parigi Moutong, Sigi, dan Poso. Gangguan juga dirasakan pada sejumlah unit layanan pelanggan yang tersebar di wilayah terdampak.

Eko menjelaskan bahwa ULP Kota Palu, Kamonji, Tawaeli, Donggala, Tambu, dan Parigi sempat terdampak saat bencana berlangsung. PLN kemudian mengerahkan petugas lapangan untuk memantau kondisi jaringan dan mempercepat penanganan.

Seluruh komponen utama dilaporkan pulih

PLN menyebut pemulihan tidak hanya terjadi pada sisi pelanggan, tetapi juga pada infrastruktur jaringan. Data perusahaan menunjukkan tiga unit penyulang sudah kembali berfungsi, disusul 15 unit jaringan section dan 651 gardu yang telah pulih.

Total 68.459 pelanggan PLN juga sudah kembali menikmati listrik pascagempa. Angka ini menjadi penanda bahwa pemulihan kelistrikan di wilayah terdampak telah tuntas sepenuhnya.

PLN tetap siaga di masa tanggap darurat

Di tengah pemulihan itu, PLN menegaskan komitmen untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama masa tanggap darurat. Perusahaan menyebut listrik merupakan kebutuhan dasar yang mendukung aktivitas harian masyarakat.

“Kami terus bersiaga, hadir mendampingi masyarakat hingga kondisi benar-benar pulih total,” ujar Eko. PLN juga menempatkan petugas untuk memastikan jaringan tetap aman dan layanan berjalan optimal.

Bantuan kemanusiaan juga disalurkan

Selain memperbaiki jaringan, PLN turut menyalurkan bantuan bagi warga terdampak, terutama di Kabupaten Sigi yang mengalami dampak cukup parah. Bantuan dikirim ke sejumlah posko darurat dan fasilitas pelayanan kesehatan.

Lokasi penyaluran itu antara lain Posko Kecamatan Nokilalaki, Puskesmas Palolo, Puskesmas Nokilalaki, dan Posko Siaga Kelistrikan Kantor Jaga Palolo. Bantuan yang disalurkan meliputi air mineral, beras, ikan kaleng, obat-obatan, tandon air bersih, perlengkapan lain, serta penerangan darurat.

Dampak bencana masih tercatat di Sigi

Berdasarkan data BPBD Sigi hingga Sabtu, 20 Juni 2026, jumlah rumah rusak akibat gempa di daerah tersebut mencapai 2.335 unit. Rinciannya terdiri atas 1.955 rumah rusak ringan, 226 rusak sedang, dan 154 rusak berat.

BPBD Sigi juga mencatat total korban dan warga terdampak sebanyak 8.586 jiwa atau 2.775 kepala keluarga. Dari jumlah itu, 17 orang mengalami luka berat, 108 orang luka ringan, dan tiga warga meninggal dunia.

Source: www.viva.co.id

Terkait