Indomaret memperkuat strategi pemasaran dengan menyasar komunitas penggemar Pokémon melalui peluncuran dua produk terbaru yang dirancang dekat dengan keseharian pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk menggenjot kinerja bisnis dengan menghadirkan pengalaman belanja yang lebih relevan dan menarik bagi pasar yang sudah memiliki basis penggemar kuat.
Pada Kamis (25/6), Indomaret merilis “Pokémon School Collection”, disusul kehadiran seri terbaru Pokémon Game Kartu Koleksi “Ancaman Bayangan” pada Jumat (26/6). Kehadiran dua produk ini menunjukkan bahwa Indomaret tidak hanya menjual barang bertema karakter populer, tetapi juga membangun pengalaman yang menghubungkan produk, komunitas, dan aktivitas sehari-hari pelanggan.
Membidik komunitas yang sudah aktif
Marcomm Executive Director PT Indomarco Prismatama, Bastari Akmal, mengatakan peluncuran produk bertema Pokémon kali ini merupakan lanjutan dari respons positif pasar sebelumnya. Ia menyebut pada Februari 2026 pihaknya merilis lima cup bertema Pokémon di Point Coffee Indomaret, dan sambutan dari pelanggan serta penggemar sangat besar.
Bastari menjelaskan, antusiasme itu mendorong perusahaan menghadirkan koleksi baru dengan pilihan produk dan desain yang lebih beragam. Menurut dia, pendekatan semacam ini penting agar Indomaret tetap dekat dengan minat pelanggan sekaligus menjaga relevansi merek di tengah persaingan ritel yang ketat.
Ia juga menegaskan bahwa inisiatif tersebut sejalan dengan komitmen Indomaret untuk menghadirkan produk dan pengalaman berbelanja yang sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan cara itu, produk bertema komunitas tidak hanya menjadi barang koleksi, tetapi juga sarana untuk memperluas interaksi pelanggan dengan gerai.
Ragam produk yang dibuat fungsional
Pokémon School Collection hadir sebagai rangkaian perlengkapan sekolah dengan ilustrasi ceria dan warna khas Pokémon. Koleksi ini menampilkan Jigglypuff, Mew, Pikachu, dan Squirtle pada botol minum berwarna putih dan biru, lalu Snorlax, Pikachu, Bulbasaur, Charmander, dan Squirtle pada kotak makan.
Selain itu, Pikachu dan Eevee juga tampil dengan latar desain floral pada kotak pensil. Produk-produk ini tidak hanya ditujukan untuk anak-anak, tetapi juga bisa digunakan berbagai kalangan dalam aktivitas harian.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Indomaret tidak sekadar menjual produk bertema karakter populer, melainkan mengemasnya sebagai barang yang fungsional. Cara ini membuat koleksi lebih mudah diterima oleh pelanggan yang ingin memakai produk sekaligus menikmati nilai emosional dari karakter Pokémon.
Aktivasi gerai untuk dorong pengalaman belanja
Selain menghadirkan produk, Indomaret juga menyiapkan dekorasi tematik Pokémon di dua gerai, yaitu Fresh Ampera Raya di Jakarta Selatan dan Fresh Pahlawan Seribu BSD di Tangerang Selatan. Pengunjung dapat berfoto di area yang dihiasi elemen visual Pokémon, mulai dari backdrop foto hingga dekorasi Pikachu di area tangga.
Aktivasi di gerai seperti ini memperlihatkan strategi yang lebih luas dari sekadar penjualan produk. Indomaret membangun titik interaksi yang mendorong pelanggan datang langsung ke toko, menikmati suasana tematik, lalu berpotensi membeli produk yang tersedia di lokasi.
Bagi ritel modern, langkah semacam itu penting karena komunitas tidak hanya membeli barang, tetapi juga mencari pengalaman yang bisa dibagikan di media sosial. Dekorasi tematik memberi nilai tambah yang membuat gerai terasa lebih hidup dan mudah dikenali oleh pengunjung.
Respons dari pemegang lisensi Pokémon
Sebagai Master Licensee Pokémon di Indonesia dan distributor Pokémon Game Kartu Koleksi, AKG Entertainment menyambut perluasan kehadiran Pokémon di berbagai titik yang dekat dengan masyarakat. Perusahaan menilai langkah Indomaret membantu menghadirkan pengalaman Pokémon yang lebih menyatu dengan kehidupan sehari-hari penggemar.
Reyhan Syofyano, Head of Business Development AKG Entertainment, mengatakan tahun ini menjadi momen menarik bagi para penggemar Pokémon di Indonesia karena banyak aktivitas dan produk baru yang dihadirkan. Ia menyebut peluncuran “Pokémon School Collection” dan Pokémon Game Kartu Koleksi “Ancaman Bayangan” sebagai bagian dari upaya memperluas pengalaman Pokémon di luar kanal yang biasa.
Reyhan juga menekankan bahwa antusiasme terhadap seri terbaru kartu koleksi ikut memperkuat peluang produk bertema Pokémon untuk menjangkau audiens yang lebih beragam. Dengan hadir melalui produk harian dan gerai ritel, Pokémon semakin mudah ditemukan oleh masyarakat dengan minat yang berbeda-beda.
Akses pembelian dan jangkauan pasar
Kedua produk dapat dibeli langsung di gerai-gerai Indomaret, dengan ketersediaan varian menyesuaikan stok masing-masing toko. Pola distribusi ini membuat produk dapat menjangkau pelanggan secara luas tanpa membatasi pembelian pada kanal tertentu.
Strategi yang menggabungkan produk koleksi, fungsi harian, dan pengalaman di gerai memberi Indomaret ruang lebih besar untuk mendekat ke komunitas penggemar. Di saat yang sama, pendekatan ini memperkuat posisi merek di pasar yang mencari keterikatan emosional, kenyamanan berbelanja, dan produk yang sesuai dengan minat mereka.
Source: www.viva.co.id






