KB Bank mengambil langkah efisiensi besar pada Kuartal I 2026 dengan memangkas jumlah karyawan dan menutup sebagian jaringan kantor fisik. Perubahan ini menjadi sinyal paling jelas bahwa bank tersebut sedang menjalankan pembenahan internal yang lebih luas, dari struktur organisasi sampai kualitas operasional.
Berdasarkan Laporan Keuangan Konsolidasian Kuartal I 2026, jumlah pekerja KB Bank tercatat 2.265 orang. Angka itu turun 69 orang dibanding akhir 2025 dan anjlok 662 orang dari posisi Kuartal I 2025 yang mencapai 2.927 orang.
Manajemen KB Bank mengonfirmasi kebijakan tersebut setelah pertemuan dengan awak media di Jakarta pada Kamis (2/7/2026). Direktur Utama KB Bank Kunardy Darma Lie menyebut pengurangan karyawan sebagai bagian dari agenda pembenahan menyeluruh di tubuh perusahaan.
Kunardy mengatakan masih banyak pekerjaan rumah dalam proses transformasi perusahaan. Ia menyoroti kebutuhan perbaikan dari sisi tata kelola, kualitas staf, dan aspek lain yang dinilai perlu dibenahi agar organisasi berjalan lebih efektif.
Ia mengibaratkan kondisi perusahaan seperti pelari maraton yang membawa beban terlalu berat. Menurut dia, beban itu harus dikurangi agar KB Bank bisa bergerak lebih produktif.
Fokus ke produktivitas dan kualitas tim
Manajemen menegaskan bahwa penyusutan struktur internal tidak berdiri sendiri. KB Bank ingin menyeimbangkan pengurangan jumlah pekerja dengan peningkatan kompetensi tim yang masih dipertahankan.
Menurut Kunardy, produktivitas dan peningkatan kualitas tim menjadi kunci agar perusahaan tetap mampu bersaing di industri keuangan nasional yang ketat. Ia juga menyatakan keyakinan bahwa transformasi akan berjalan lebih baik jika didukung tim yang solid dan capable.
Di saat yang sama, KB Bank juga memangkas jaringan fisik kantor dan fasilitas ATM sepanjang tiga bulan pertama tahun ini. Laporan keuangan terbaru menunjukkan perseroan kini memiliki 1 kantor pusat, 28 kantor cabang, 120 kantor cabang pembantu, 2 kantor fungsional, dan 154 unit ATM.
Jumlah itu menyusut dari akhir 2025, ketika KB Bank masih memiliki 1 kantor pusat, 29 kantor cabang, 121 kantor cabang pembantu, 2 kantor fungsional, dan 156 unit ATM. Artinya, terdapat penutupan resmi pada 1 kantor cabang, 1 kantor cabang pembantu, dan pengurangan 2 unit ATM dari akhir tahun lalu.
Perbandingan dengan periode sebelumnya
Jika dibandingkan dengan Kuartal I 2025, penyusutan jaringan terlihat lebih besar pada sisi kantor cabang pembantu. Pada periode itu, KB Bank masih memiliki 1 kantor pusat, 29 kantor cabang, 141 kantor cabang pembantu, 2 kantor fungsional, dan 31 unit ATM.
Dari perbandingan tersebut, KB Bank menutup 1 kantor cabang dan 21 kantor cabang pembantu. Di sisi lain, jumlah ATM justru tercatat meningkat 123 unit dibanding Kuartal I 2025.
Langkah efisiensi ini menunjukkan penyesuaian besar pada dua sisi sekaligus, yakni sumber daya manusia dan infrastruktur layanan. KB Bank kini mengarahkan perhatian pada perbaikan proses internal sambil menjaga operasi bisnis tetap berjalan di tengah persaingan perbankan yang semakin ketat.







