Akses 5 Km Dikebut, Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kupang Sudah Beroperasi

Author: Qoo Media

Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kupang telah memulai kegiatan pendidikan meski sebagian pekerjaan fisik masih diselesaikan. Pemerintah kini menaruh perhatian pada akses menuju kawasan sekolah agar mobilitas siswa dan kegiatan belajar berlangsung lebih aman.

Hingga 16 Juli 2026, progres pembangunan infrastruktur pendukung sekolah ini mencapai 93,98%. Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meminta sisa pekerjaan, terutama akses jalan dan fasilitas penunjang, segera dituntaskan.

Sekolah yang berada di Kabupaten Kupang ini mulai beroperasi pada 13 Juli 2026. Kawasan pendidikan terpadu tersebut melayani siswa jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan konsep berasrama.

Data yang disampaikan Kementerian PU menunjukkan sekolah ini memiliki kapasitas hingga 1.080 orang. Saat ini, sebanyak 246 siswa telah menempati kawasan tersebut, terdiri atas 20 siswa SD, 112 siswa SMP, dan 114 siswa SMA.

Jenjang Jumlah Siswa Konsep Layanan
SD 20 siswa Berasrama
SMP 112 siswa Berasrama
SMA 114 siswa Berasrama

Akses Jalan Jadi Pekerjaan Prioritas

Peningkatan akses menuju kawasan sekolah sedang disiapkan melalui perbaikan sekitar 5 kilometer jalan. Pekerjaan itu mencakup ruas utama serta jalur alternatif atau shortcut, dengan target penyelesaian pada Agustus 2026.

Dody menegaskan kesiapan sarana tidak hanya diukur dari keberadaan gedung belajar. Infrastruktur pendukung juga harus berfungsi agar siswa dapat menjalani pendidikan secara nyaman dan aman.

“Kami harus memastikan sarana dan prasarana benar-benar siap untuk mendukung adik-adik belajar. Yang belum selesai segera diselesaikan, terutama akses menuju sekolah, sehingga seluruh kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan baik,” kata Dody saat meninjau lokasi pada 17 Juli 2026.

Menurut laporan finance.detik.com, pembangunan fisik Sekolah Rakyat dilaksanakan oleh PT PP – PT DLJ (KSO). Proyek ini melibatkan 967 tenaga kerja dalam penyelesaian kawasan pendidikan tersebut.

Sejumlah Bangunan Sudah Digunakan

Sejumlah fasilitas prioritas telah rampung 100% dan sudah dimanfaatkan untuk mendukung operasional sekolah. Bangunan yang telah selesai mencakup gedung SMA, asrama putra SD 1, asrama putri SD 2, gedung ibadah, dapur, hingga kantin di setiap jenjang.

Status Fasilitas Keterangan
Selesai 100% Gedung SMA, asrama SD, gedung ibadah, dapur, kantin Sudah dimanfaatkan
Selesai 100% Power house, rumah pompa, TPS Menunjang utilitas kawasan
Dalam penyelesaian Gedung SD, SMP, asrama, rumah susun guru Dikerjakan bertahap

Fasilitas lain yang tersedia di kawasan ini meliputi perpustakaan, laboratorium komputer, laboratorium bahasa, laboratorium IPA, ruang UKS, serta ruang bimbingan konseling. Sekolah juga memiliki gedung serbaguna, lapangan olahraga, rumah susun guru, dan berbagai utilitas pendukung.

Penyelesaian bangunan yang masih tersisa dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu kegiatan pendidikan yang telah berjalan. Dody mengapresiasi para pihak yang telah membuat sekolah dapat difungsikan sebelum keseluruhan pekerjaan rampung.

Dalam kunjungannya, Dody juga menyemangati para siswa untuk menjaga kesungguhan belajar. Ia meminta siswa menghormati orang tua dan memanfaatkan kesempatan pendidikan yang telah disediakan pemerintah.

“Semangat wajib dijaga. Belajar yang rajin, jangan lupa berdoa kepada orang tua. Kalian semua harus sukses,” ujar Dody kepada para siswa.

Kepala Sekolah SRT 1 Kabupaten Kupang, Felipina Agustina Kale, menyampaikan apresiasi atas penyempurnaan fasilitas yang terus dilakukan. Menurutnya, perhatian terhadap bangunan dan infrastruktur pendukung menjadi dorongan bagi sekolah dalam memberikan layanan pendidikan kepada para siswa.

Source: finance.detik.com
Terbaru