Delegasi dari AYALA Corporation, sebuah konglomerasi besar asal Filipina, baru-baru ini mengunjungi Jakarta untuk menjajaki potensi kolaborasi dengan Peruri. Kunjungan ini bertepatan dengan forum strategis yang diadakan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, AYALA menunjukkan minat yang serius untuk mempelajari sistem digitalisasi pendidikan yang saat ini dikembangkan di Indonesia, terutama oleh Peruri melalui inisiatif GovTech yang dikenal dengan Ina Digital.
Peruri, yang sebelumnya dikenal sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pencetak uang, telah mengalami transformasi besar. Kini, perusahaan ini berperan aktif dalam digitalisasi layanan publik. Asrul Ardianto, Head of Digital Commercial Division Peruri, menegaskan pentingnya inovasi ini untuk menciptakan ekosistem layanan pemerintah yang terintegrasi dan efisien. "Melalui Ina Digital, Peruri berkomitmen untuk memperkuat ekosistem digital yang mampu meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia," ucap Asrul.
Dukungan terhadap inisiatif digitalisasi ini juga diperkuat oleh pernyataan A. Sunu Widyatmoko, Principle Subject Matter Expert Peruri, dan Agus Triarso, Kepala Tata Kelola SPBE dan Transformasi Digital di Pusdatin Kemendikdasmen. Mereka menggarisbawahi bahwa kolaborasi merupakan kunci dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan zaman.
Inovasi Pendidikan Berbasis Teknologi
Salah satu inovasi unggulan yang hadir dari inisiatif ini adalah Rumah Pendidikan. Kevin Emeraldi, Chief Operating Officer Ina Digital Edu, menjelaskan bahwa Rumah Pendidikan merupakan ekosistem digital terpadu yang meliputi berbagai ruang untuk pemangku kepentingan pendidikan, seperti Ruang Guru dan Tenaga Kependidikan, Ruang Murid, Ruang Bahasa, hingga Ruang Sekolah. Inovasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran secara signifikan.
Dalam forum tersebut, AYALA diwakili oleh Katherine Anne Khoo, Head of Strategy and Impact Ayala Foundation, Inc., dan Francisco Romero Milan, Chief Human Resource Officer and Group Head Corporate Resources Group AYALA Corporation. Mereka memberikan apresiasi tinggi terhadap apa yang telah dicapai Indonesia dalam hal digitalisasi pendidikan. "Kami sangat tertarik untuk menjalin kerja sama dalam rangka mendorong pendidikan yang berkualitas dan berkesinambungan di Indonesia," ujar Khoo.
Potensi Kerjasama Lintas Negara
AYALA Corporation, yang memiliki kehadiran yang kuat di sektor perbankan, teknologi, dan pendidikan, melihat kesempatan besar untuk menjalin kemitraan lintas negara. Visi mereka adalah menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat global, dan kolaborasi dengan Indonesia menjadi langkah strategis untuk mencapai tujuan tersebut.
Kolaborasi ini dipandang sangat mutlak. Dengan pengalaman dan teknologi yang dimiliki AYALA, serta inisiatif digitalisasi yang tengah bergulir di Indonesia, kedua belah pihak dapat saling melengkapi untuk menciptakan solusi pendidikan yang lebih inovatif. Penekanan pada kualitas pendidikan yang inklusif dan merata merupakan tantangan utama yang harus dihadapi, terutama di masa transisi menuju era digital.
Sambutan Positif dari Berbagai Pihak
Kunjungan ini tidak hanya mendapat perhatian dari pihak-pihak yang terlibat langsung, tetapi juga menciptakan antusiasme di kalangan pemangku kepentingan pendidikan di Indonesia. Banyak yang berharap kerjasama antara AYALA dan Peruri dapat menghasilkan program-program yang memberikan dampak langsung bagi kualitas pendidikan di tanah air.
Ke depan, diharapkan kerjasama ini dapat mengubah lanskap pendidikan di Indonesia dengan menghadirkan berbagai solusi digital yang inovatif dan terintegrasi. Seiring dengan berkembangnya teknologi, transformasi digital di bidang pendidikan menjadi semakin penting dan relevan dalam konteks global saat ini. Selain itu, inisiatif semacam ini juga berpotensi untuk meningkatkan daya saing Indonesia di dunia internasional.





