PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) baru saja meluncurkan Bale Korpora, sebuah platform digital terintegrasi yang dirancang khusus untuk nasabah korporasi dan institusi. Inovasi ini bertujuan untuk mempermudah pengelolaan transaksi keuangan dengan cara yang lebih efisien, fleksibel, dan terpusat, sebagai langkah penting dalam transformasi digital layanan wholesale banking BTN. Peluncuran ini juga diharapkan dapat mendukung target BTN untuk meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 11 persen pada tahun ini.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menjelaskan bahwa kinerja Bale Korpora, yang sebelumnya dikenal sebagai BTN Cash Management, menunjukkan pertumbuhan signifikan. Hingga akhir tahun 2024, sebanyak 17.600 institusi telah memanfaatkan layanan ini, dengan total transaksi kumulatif mencapai 3,3 juta, yang meningkat 138 persen dibandingkan tahun lalu. Dari sisi nilai transaksi, angka tersebut menyentuh Rp228,7 triliun, atau tumbuh 39 persen secara tahunan.
“Digitalisasi telah mengubah wajah perbankan, dan nasabah perusahaan juga melakukan transformasi yang memerlukan layanan cash management yang lebih aman, murah, dan cepat. Kami berharap BTN bisa menjadi pilihan utama di kalangan nasabah,” ungkap Nixon dalam rilisnya baru-baru ini.
Strategi Akuisisi Dana Murah
Platform Bale Korpora ini menjadi bagian dari strategi BTN untuk memperkuat akuisisi dana murah yang berbasis pada tabungan dan giro atau yang dikenal dengan Current Account Saving Account (CASA). Pada kuartal pertama 2025, porsi CASA BTN mencatat angka 51,1 persen dari total DPK, meningkat dari 49,9 persen di tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan bahwa BTN terus berupaya untuk meningkatkan proporsi dana murah dalam strategi pendanaan mereka.
Nixon juga menekankan bahwa layanan BTN di bidang corporate banking tidak hanya berorientasi pada nasabah korporasi, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi seluruh ekosistem, termasuk vendor dan distributor. Dengan demikian, pergerakan dana di BTN diharapkan semakin meningkat dan menjadi sumber pendanaan berbiaya rendah.
Untuk memastikan daya saing, Bale Korpora dilengkapi dengan berbagai fitur unggulan seperti cash management untuk pengelolaan arus kas, pengelolaan payroll, pemindahan dana, serta otorisasi multi-user. Selain itu, platform ini juga menyediakan fitur e-Guarantee yang memungkinkan penerbitan bank garansi secara digital, serta Financial Supply Chain Management (FSCM) untuk mendukung efisiensi pembiayaan rantai pasok.
Akses dan Biaya Layanan
Bale Korpora merupakan platform berbasis web yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja melalui single sign-on. Nasabah hanya perlu memiliki rekening giro serta kredensial (Company ID, User ID, Password) untuk mulai menggunakan layanan ini. Yang menarik, tidak ada biaya penggunaan platform ini, kecuali untuk transaksi tertentu yang sesuai dengan layanan yang digunakan.
Sejalan dengan perkembangan teknologi, BTN berencana untuk terus meningkatkan fitur dan ekosistem Bale Korpora dengan melibatkan riset tentang User Interface dan User Experience (UI/UX). Hal ini bertujuan untuk menjaga kenyamanan nasabah dalam menggunakan layanan ini.
Perspektif Pengguna
Sejumlah perusahaan dan institusi telah memberikan testimoni positif tentang Bale Korpora. Di antara mereka, ada PT Blue Bird Tbk, PT Hutama Karya, dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Menurut Yessy Kurnia Dyah, Direktur Keuangan PT Len Industri, Bale Korpora sangat memudahkan dalam pengawasan keuangan perusahaan.
Saat ini, mayoritas pengguna Bale Korpora berasal dari sektor perumahan, seperti pengembang dan kontraktor. Namun, BTN berencana untuk melayani berbagai perusahaan di sektor lain, termasuk manufaktur, perdagangan, pendidikan, kesehatan, dan pemerintahan, guna mendukung kebutuhan layanan pengelolaan keuangan dan transaksi terintegrasi.
Dengan target total pengguna mencapai 25.000 perusahaan, BTN optimistis bahwa pertumbuhan DPK akan terdukung dengan baik. “Potensinya jelas besar. Kami optimis DPK bisa tumbuh sebanyak 11 persen tahun ini, didorong oleh pertumbuhan giro yang positif,” tutup Nixon.







