Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pertama perdagangan Kamis, 9 Oktober 2025, mengalami penguatan signifikan setelah kemarin mengalami tekanan. IHSG tercatat naik 0,42% atau setara dengan 33,92 poin ke posisi 8.199,9. Posisi ini menunjukkan sentimen positif pasar yang berhasil membalikkan tren penurunan pada sesi sebelumnya.
Pergerakan IHSG dan Aktivitas Perdagangan
Sejak pembukaan pasar, IHSG langsung berada dalam rentang positif dengan fluktuasi di angka 8.159 hingga 8.223. Kondisi ini mencerminkan kepercayaan investor yang mulai berbalik arah. Terbukti, sebanyak 445 saham mencatatkan kenaikan harga, sementara 207 saham mengalami penurunan dan 142 saham lainnya stagnan tanpa perubahan harga.
Volume perdagangan pun menunjukkan aktivitas yang cukup tinggi dengan transaksi mencapai 20,9 miliar lembar saham senilai Rp 15,8 triliun. Data ini menunjukkan antusiasme pasar dalam merespons berbagai faktor yang memengaruhi pergerakan saham pada hari ini.
Penguatan Rupiah Sebagai Pendukung Sentimen Positif
Tidak hanya IHSG, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga mencatat penguatan. Mengutip data Bloomberg, rupiah di pasar spot exchange menguat sebesar 33 poin atau 0,20% ke level Rp 16.540 per dolar AS pada siang hari perdagangan ini. Penguatan rupiah menjadi salah satu pendorong pasar saham Indonesia karena menurunkan risiko mata uang bagi investor asing.
Para analis memperkirakan bahwa sentimen positif terhadap pasar saham hari ini juga dipengaruhi oleh optimisme pelaku pasar akan perbaikan fundamental ekonomi yang semakin terlihat. Hal ini sekaligus meredam kekhawatiran sebelumnya yang sempat mempengaruhi IHSG turun pada perdagangan kemarin.
Sektor dan Saham yang Menjadi Fokus
Meski data lengkap sektor belum terungkap, tren penguatan yang cukup luas terlihat dari angka saham yang naik lebih banyak dibanding saham yang turun dan stagnan. Ini menandakan penguatan yang bisa dikatakan terdistribusi pada sebagian besar sektor usaha di Bursa Efek Indonesia. Investor yang mencari peluang mulai aktivitas transaksi dengan harapan laju IHSG akan berlanjut menguat hingga sesi perdagangan berikutnya.
Faktor Eksternal dan Internasional
Di sisi lain, faktor eksternal masih menjadi perhatian pelaku pasar. Pergerakan rupiah yang positif juga dipengaruhi stabilitas ekonomi global serta perkembangan geopolitik yang sedang berlangsung. Faktor ekonomi Amerika Serikat dan kebijakan Federal Reserve menjadi salah satu sorotan penting yang terus dipantau pasar untuk mengantisipasi volatilitas.
Kondisi Pasar Ke Depan
Dengan volume dan nilai transaksi yang tinggi di sesi pertama perdagangan hari ini, pasar menunjukkan indikasi percaya diri yang membaik. Investor dihimbau untuk terus memantau perkembangan data fundamental dan sentimen eksternal agar dapat mengambil keputusan investasi dengan lebih tepat.
Sementara itu, pelaku pasar juga memerhatikan pergerakan harga komoditas terkait yang dapat memberikan dampak lanjutan terhadap pasar saham. Kinerja IHSG pada sesi pertama ini menjadi gambaran positif meskipun tantangan volatilitas masih membayangi.
Pergerakan IHSG dan rupiah yang menguat di sesi pagi memberikan sinyal pemulihan dan kesempatan investasi yang cukup menarik di tengah kondisi global yang dinamis. Indeks diperkirakan akan terus dipengaruhi oleh perkembangan ekonomi domestik dan global dalam beberapa waktu mendatang.
Src: https://www.beritasatu.com/ekonomi/2929692/ihsg-sesi-i-hari-ini-9-oktober-2025-menguat-lagi?page=all







