Harga emas dunia terus menunjukkan tren kenaikan yang signifikan sepanjang tahun ini, mencerminkan posisi emas sebagai investasi aman di tengah ketidakpastian ekonomi global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan bahwa harga emas telah melonjak dari kisaran US$ 2.000–2.400 per troy ounce di awal tahun hingga menembus level US$ 4.000 per troy ounce pada Oktober 2025.
Lonjakan Harga Emas dan Perannya sebagai Investasi Aman
Menurut Airlangga, peningkatan harga emas secara global ini menegaskan bahwa emas tetap menjadi instrumen investasi yang paling dicari saat ekonomi dunia menghadapi gejolak. “Indeks harga emas saat ini sudah melampaui angka US$ 4.000 per troy ounce sejak Februari hingga Oktober,” jelasnya dalam acara peringatan satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran di Jakarta pada Rabu (16/10/2025). Kenaikan ini mengindikasikan bahwa banyak investor beralih pada emas sebagai aset safe haven guna melindungi nilai kekayaan mereka dari fluktuasi pasar yang tidak menentu.
Upaya Pemerintah Memperkuat Industri Emas Nasional
Pemerintah Indonesia memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat industri logam mulia domestik. Airlangga menyatakan bahwa Indonesia telah siap memperkokoh basis ekonomi yang berbasis emas, terutama dengan beroperasinya Precious Metal Refinery (PMR) di Gresik yang dapat memproduksi antara 50-60 ton emas per tahun.
Selain kapasitas produksi PMR di Gresik, kontribusi dari perusahaan pertambangan seperti Amman Mineral juga signifikan, dengan produksi sekitar 20-30 ton emas per tahun. Dengan demikian, total produksi emas nasional saat ini mencapai sekitar 110 ton per tahun. Kondisi ini menunjukkan upaya konkret pemerintah dalam menjadikan emas sebagai penopang ketahanan ekonomi nasional.
Stok Emas Sebagai Cadangan Ekonomi Strategis
Tidak hanya produksi, stok emas yang dikelola oleh lembaga keuangan strategis juga terus meningkat. Pegadaian dan Bank Indonesia masing-masing sudah menyimpan cadangan emas sekitar 70 ton. Airlangga menilai hal ini sebagai gambaran kesiapan Indonesia dalam menjadikan emas bukan hanya sebagai komoditas investasi, tetapi juga sebagai cadangan ekonomi strategis yang akan memperkokoh kondisi keuangan negara di masa depan.
Harga emas domestik pun turut bergerak naik mengikuti dinamika pasar global. Pada tanggal 16 Oktober 2025, harga emas Antam tercatat menembus Rp 2,4 juta per gram, menandai fase penguatan yang konsisten dan menunjukkan minat masyarakat yang tinggi terhadap investasi emas.
Emas sebagai Pilihan Investasi di Tengah Gejolak Global
Situasi perekonomian dunia yang dipenuhi ketidakpastian, termasuk kenaikan inflasi, konflik geopolitik, dan volatilitas pasar saham, menjadi faktor pendorong utama minat terhadap emas. Investor mencari aset yang stabil dan aman, dan emas memenuhi kriteria tersebut. Airlangga menegaskan, “Emas adalah investasi aman dalam berbagai gejolak perekonomian, dan ini menjadi keunggulan tersendiri yang dimiliki Indonesia untuk memperkuat ekonomi domestik.”
Pemerintah melalui berbagai kebijakan dan penguatan industri hilirisasi logam mulia juga berupaya memaksimalkan nilai tambah dari sumber daya alam yang melimpah ini. Selain sebagai instrumen investasi, pengembangan sektor emas juga diharapkan dapat membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan daerah serta nasional.
Data Kunci Harga Emas Per Oktober 2025
- Harga emas dunia: Tembus US$ 4.000 per troy ounce
- Harga emas Antam di pasar domestik: Rp 2,4 juta per gram
- Kapasitas produksi refining emas di Gresik: 50-60 ton per tahun
- Kontribusi Amman Mineral: 20-30 ton per tahun
- Total produksi emas nasional: Sekitar 110 ton per tahun
- Stok emas Pegadaian dan Bank Indonesia: Sekitar 70 ton masing-masing
Emas saat ini tidak hanya menjadi indikator kekuatan ekonomi nasional, tetapi juga simbol perlindungan kekayaan dan instrumen efisien untuk berinvestasi di tengah ketidakpastian global. Bagi masyarakat dan investor, pemahaman terhadap perkembangan harga emas dan kebijakan pemerintah terkait sektor ini penting untuk memanfaatkan peluang investasi dan menjaga keberlanjutan ekonomi secara menyeluruh.
Src: https://www.beritasatu.com/ekonomi/2931770/harga-emas-terus-melonjak-airlangga-investasi-aman-di-tengah-gejolak?page=all







