PT Jhonlin Agro Raya Tunjukkan Komitmen Kelola Limbah Ramah Lingkungan Biodiesel

PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) menegaskan komitmennya dalam mengelola limbah industri secara ramah lingkungan melalui unit pengolahan biodiesel yang dioperasikan dengan sistem pengolahan limbah canggih dan terstandarisasi. Hal ini guna memastikan bahwa seluruh air limbah yang dihasilkan memenuhi baku mutu lingkungan sebelum dibuang ke lingkungan.

Pengawasan pengolahan limbah dilakukan secara ketat setiap hari dengan menggunakan sistem Wastewater Treatment Plant (WWTP). Proses pengolahan limbah biodiesel dilakukan secara berurutan mulai dari pengumpulan limbah di bak D1, kemudian dilanjutkan ke bak D12 untuk proses sedimentasi. Selanjutnya, air limbah diolah dengan sistem Dissolved Air Flotation (DAF) yang berfungsi untuk memisahkan minyak dan partikel terlarut lain dari air. Setelah itu limbah masuk ke bak aerasi, di mana diberi tambahan enzim dan bakteri serta dialiri udara dari blower untuk meningkatkan kadar oksigen terlarut. Tahap ini sangat penting agar air yang dihasilkan memenuhi standar baku mutu yang ditentukan pemerintah.

Sebagai tahap akhir, limbah cair yang sudah diolah ditampung di bak D6 yang menjamin kualitas air limbah sudah memenuhi kriteria lingkungan yang berlaku. Kurniawan, Supervisor WWTP PT Jhonlin Agro Raya Tbk, menjelaskan, “Pengolahan limbah dilakukan melalui tahapan koagulasi, flokulasi, pengendapan, hingga aerasi. Pada tahap akhir kami menambahkan enzim dan bakteri untuk menetralkan zat organik, sementara udara dari blower meningkatkan kadar oksigen dalam air. Proses ini bertujuan memastikan air limbah yang dibuang memenuhi baku mutu lingkungan.”

Komitmen Terhadap Lingkungan dan Keselamatan Kerja

PT Jhonlin Agro Raya Tbk tidak hanya fokus pada pengelolaan limbah, namun juga menerapkan sistem manajemen lingkungan yang terstandarisasi melalui sertifikasi ISO 14001. General Manager Divisi Downstream Utiliser, Matilda Romadoni, menegaskan bahwa perusahaan memegang teguh komitmen keberlanjutan dan penanganan limbah yang bertanggung jawab. “Perusahaan kami telah mengimplementasikan sistem manajemen lingkungan yang sesuai dengan sertifikasi ISO 14001. Dengan sertifikasi ini, kami berkomitmen penuh terhadap penanganan limbah dan keberlanjutan lingkungan dalam operasional pabrik biodiesel,” ujarnya.

Selain itu, aspek keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menjadi prioritas melalui penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang sudah tersertifikasi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012. Perusahaan rutin memberikan pelatihan bagi seluruh karyawan mengenai kesehatan, keselamatan kerja, dan perlindungan lingkungan sebagai bagian dari upaya antisipasi kecelakaan dan peningkatan kesadaran pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

PT Jhonlin Agro Raya secara konsisten memantau kualitas limbah dan memastikan fasilitas kerja yang aman demi mendukung operasional yang berkelanjutan. Upaya ini sejalan dengan visi perusahaan dalam mengembangkan energi terbarukan yang bersih dan ramah lingkungan di wilayah Kalimantan Selatan.

Dengan mengintegrasikan teknologi pengolahan limbah yang modern serta kebijakan lingkungan dan keselamatan kerja yang komprehensif, PT Jhonlin Agro Raya Tbk membuktikan keseriusannya dalam menciptakan industri biodiesel yang tidak hanya efisien namun juga bertanggung jawab terhadap lingkungan. Melalui berbagai tahapan pengolahan limbah dan sertifikasi yang telah diraih, perusahaan ini mengambil peran penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan dan perlindungan ekosistem di Indonesia.

Data dan fakta yang dipaparkan dari pengolahan limbah menunjukkan bahwa PT Jhonlin Agro Raya telah melaksanakan tanggung jawab lingkungan secara profesional dan konsisten. Langkah ini menjadi contoh bagi industri biodiesel lain dalam mewujudkan standar pengelolaan limbah yang baik dan ramah lingkungan sesuai regulasi pemerintah serta kebutuhan masa depan energi terbarukan.

Source: www.medcom.id

Berita Terkait

Back to top button