Proses evakuasi dan normalisasi jalur kereta api di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh yang sebelumnya terganggu akibat anjloknya rangkaian Kereta Api (KA) Purwojaya (58F) sudah selesai dan jalur kembali normal sejak Minggu dini hari. PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengonfirmasi bahwa dua kereta yang anjlok berhasil dievakuasi pada pukul 02.00 WIB dan jalur sudah bisa dilalui kembali pada pukul 05.32 WIB.
Menurut Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, evakuasi dilakukan dengan mengerahkan dua unit crane dari Bandung dan Cirebon serta satu rangkaian kereta penolong dari Cipinang. Sinergi antara petugas KAI dan seluruh unsur terkait berjalan efektif sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan cepat dan aman. Setelah evakuasi, KAI langsung melakukan perbaikan jalur untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan penumpang sebelum jalur kembali dibuka.
Untuk tahap normalisasi, KA 134 Argo Parahyangan relasi Gambir–Bandung menjadi kereta pertama yang melintas di lokasi kejadian dengan kecepatan terbatas sebagai bagian dari pemulihan operasional kereta api di jalur tersebut. Anne Purba juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan yang terdampak gangguan ini, baik yang mengalami keterlambatan maupun pembatalan perjalanan kereta api.
Selama proses penanganan insiden, beberapa perjalanan kereta api terpaksa dibatalkan guna memberi kelonggaran dan kemudahan selama evakuasi. Sebagai bentuk kompensasi, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen, tidak termasuk bea pemesanan, bagi pelanggan yang terdampak. Pengembalian dapat dilakukan di loket stasiun atau melalui Contact Center 121 hingga tujuh hari setelah tanggal keberangkatan, serta melalui aplikasi Access by KAI hingga dua jam sebelum jadwal keberangkatan KA.
KAI berkomitmen untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi meningkatkan keselamatan dan keandalan operasional kereta api di masa mendatang. Hal ini menjadi prioritas agar pola operasi serta ketepatan waktu perjalanan dapat kembali normal tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Anne juga mengapresiasi kerja keras seluruh petugas gabungan yang telah membantu proses evakuasi dan pemulihan jalur.
Dengan selesainya evakuasi dan perbaikan jalur, jalur rel di Stasiun Kedunggedeh kini telah pulih dan melayani kembali perjalanan kereta api secara normal. KAI menyampaikan terima kasih atas kesabaran dan pengertian para pelanggan selama proses pemulihan berlangsung. Upaya ini menunjukkan komitmen KAI dalam menjaga pelayanan demi menggerakkan kembali kebutuhan transportasi dan aktivitas ekonomi secara optimal.
Source: mediaindonesia.com





