Siap Bangkit, Persebaya Target Akhiri Tren Buruk Lawan Persis Solo

Persebaya Surabaya bertekad mengakhiri tren negatif mereka dalam tiga pertandingan terakhir di Liga Super Indonesia musim 2025/26. Dalam pertandingan pekan ke-11 yang akan berlangsung pada Minggu malam, 2 November 2025, di Stadion Gelora Bung Tomo, Persebaya menghadapi Persis Solo. Laga ini menjadi momentum penting bagi skuad Bajul Ijo untuk kembali meraih kemenangan di hadapan pendukung setia mereka, Bonek.

Pelatih Persebaya, Eduardo Perez, menegaskan kesiapan timnya untuk meraih tiga poin penuh. Menurutnya, setiap pertandingan di klub sebesar Persebaya harus dijalankan dengan target kemenangan. Perez yang berasal dari Spanyol itu juga menyampaikan bahwa ia telah mengevaluasi penampilan tim pada laga-laga sebelumnya dan melihat kerja keras yang nyata dalam latihan hariannya. “Saya sangat optimistis karena saya melihat para pemain berlatih setiap hari dan kerja keras yang mereka lakukan,” ujarnya pada sesi konferensi pers jelang pertandingan.

Kesiapan Menghadapi Persis Solo yang Tengah Terpuruk

Meskipun Persis Solo sedang dilanda tren negatif dengan puasa kemenangan dalam delapan pertandingan terakhir yang berakhir dengan dua hasil imbang dan sisanya kalah, Perez mengingatkan para anak asuhnya agar tidak meremehkan lawan. Tim berjulukan Laskar Sambernyawa itu kini terancam degradasi dan berada di zona merah klasemen, sehingga motivasi mereka untuk bangkit sangat tinggi.

Pelatih berusia 48 tahun ini menegaskan pentingnya fokus dan disiplin pemain dalam menjalankan strategi yang telah dipersiapkan. “Saya tidak suka melihat tabel klasemen. Setiap pertandingan bisa dimenangkan oleh siapa saja, dan kita mempersiapkan semua pertandingan dengan cara yang sama,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa tekanan di klub besar seperti Persebaya justru menjadi motivasi untuk meraih kemenangan di setiap laga yang dijalani.

Skuad Persebaya dengan Perubahan Komposisi Pemain

Pada pertandingan menghadapi Persis Solo, Persebaya mendapatkan tambahan tenaga setelah Dejan Tumbas kembali hadir usai menjalani sanksi. Namun, mereka masih harus kehilangan beberapa pemain penting. Risto Mitrevski absen karena cedera, sedangkan Leo Lelis dan Mikael Tata harus melewatkan pertandingan karena akumulasi kartu merah.

Pemain serba bisa Persebaya, Rachmat Irianto, yang juga dikenal sebagai Rian, menegaskan keinginan tim untuk mempersembahkan kemenangan bagi para suporter. Ia mengakui bahwa tekanan untuk menang di kandang sendiri cukup besar mengingat Persebaya masih menyisakan beberapa hasil kurang memuaskan. Dari empat pertandingan kandang musim ini, Persebaya mencatat dua kemenangan dan dua kekalahan.

“Kami banyak kehilangan poin di kandang. Jadi mau tidak mau, nanti harus memberikan kemenangan untuk suporter,” ujar Rian. Ia pun mengingatkan pentingnya meminimalkan kesalahan dan menjaga kekompakan agar dapat tampil maksimal dengan skuad yang ada.

Fakta Kinerja Persebaya di Laga Kandang Terbaru

Berikut ini ringkasan performa Persebaya dalam pertandingan kandang terakhirnya pada musim ini:

  1. Kemenangan terakhir diraih melawan Bali United dengan skor 5-2 pada 23 Agustus 2025.
  2. Kekalahan terakhir terjadi saat menghadapi Persija Jakarta dengan skor 1-3 pada 18 Oktober 2025.

Menjelang pertandingan melawan Persis Solo, Rian juga mengingatkan bahwa bermain dengan keterbatasan seperti sembilan pemain sangat menantang. Oleh karena itu, kohesi tim dan dukungan satu sama lain menjadi kunci utama. “Jangan saling menyalahkan, tetap dukung satu sama lain,” tegasnya.

Pertandingan pekan ke-11 ini menjadi ujian penting bagi Persebaya untuk bangkit dan memperbaiki posisi di klasemen Liga Super Indonesia 2025/26. Dengan dukungan penuh dari Bonek dan motivasi tinggi dari skuad, Persebaya berharap dapat mengakhiri tren buruk dan kembali menunjukkan taji sebagai salah satu tim besar di kompetisi domestik.

Source: www.beritasatu.com

Berita Terkait

Back to top button