Kolaborasi sebagai Kunci Pembangunan Berkelanjutan
Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan di Indonesia harus dilandasi oleh kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha. Ia mengungkapkan bahwa sinergi ini bukan sekadar teori, melainkan sudah dijalankan melalui program Kampung Berseri Astra Les di Kabupaten Buleleng, Bali Utara.
Program Kampung Berseri Astra Les menjadi contoh nyata bagaimana kearifan lokal dapat menjadi pondasi dalam pembangunan berkelanjutan. Desa pesisir ini menggabungkan pelestarian lingkungan dengan pertumbuhan ekonomi masyarakat secara selaras, tanpa mengorbankan nilai budaya yang sudah ada sejak lama.
Model Sinergi Kearifan Lokal dan Ekonomi
Dalam menghadapi tantangan pembangunan yang berkelanjutan, Astra mengambil langkah konkret dengan mengangkat potensi alam dan tradisi yang dimiliki masyarakat Les. Desa ini dikenal dengan produksi garam palungan yang dibuat secara alami, menggunakan batang kelapa dan sinar matahari tanpa bahan kimia tambahan. Produksi mencapai dua hingga tiga ton per musim kemarau.
Garam palungan menjadi simbol keberhasilan memadukan kegiatan ekonomi dengan pelestarian tradisi dan lingkungan. Produk ini tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga dipasarkan ke Pulau Jawa hingga Batam melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Giri Segara.
Pendampingan Berkelanjutan dan Pengembangan Kapasitas
Sejak 2018, Astra memberikan berbagai pelatihan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Les. Pelatihan mencakup kewirausahaan, digital marketing, pengemasan produk, serta pengelolaan homestay wisata. Pendampingan ini membantu memperbaiki infrastruktur wisata seperti jalur menuju Air Terjun Les yang kini menjadi destinasi penting.
Dukungan Astra juga memastikan bahwa pembangunan wisata desa tidak menghilangkan karakter asli desa yang dikenal tenang dan bersih. Saat ini, terdapat lebih dari 20 homestay yang dikelola oleh warga, memberi peluang ekonomi baru yang bermanfaat secara langsung kepada masyarakat lokal.
Pengakuan Nasional dan Dampak Sosial
Keberhasilan program ini diakui secara nasional dengan diraihnya Juara Umum Desa Wisata Terbaik dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2024. Penghargaan ini membuktikan bahwa desa kecil dengan kearifan lokal yang kuat mampu bersaing dan menjadi contoh pariwisata berkelanjutan berbasis masyarakat.
Pendampingan yang dilakukan Astra secara berkelanjutan turut memperkuat peran masyarakat dalam mempertahankan budaya sekaligus mengembangkan ekonomi desa. Astra hadir sebagai mitra yang tidak hanya menyediakan dukungan finansial, namun juga pembinaan teknis dan marketing.
Kontribusi Astra dalam Mendukung Pembangunan Nasional
Astra merupakan perusahaan publik terbesar di Indonesia dengan 302 anak perusahaan dan sekitar 190.000 karyawan. Perusahaan ini aktif berkontribusi pada pembangunan sosial melalui empat pilar utama: kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan. Keseluruhan upaya ini menunjang pertumbuhan ekonomi Indonesia dan mendukung masyarakat yang inklusif serta sejahtera.
Pengalaman dari Kampung Berseri Astra Les membuktikan bahwa pembangunan berkelanjutan dapat dimulai dari penguatan kearifan lokal. Dengan kolaborasi lintas sektor, desa-desa lain di Indonesia berpotensi mengikuti jejak ini untuk mencapai kesejahteraan tanpa harus melepas identitas budaya dan menjaga lingkungan hidup.
Inisiatif seperti yang dilakukan Astra di Les membuka peluang besar bagi pembangunan yang ramah lingkungan dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat. Model ini menunjukkan bahwa pembangunan berkelanjutan bukanlah konsep abstrak, melainkan langkah nyata yang dapat diimplementasikan dengan menghargai akar budaya dan kondisi alam setempat.







