Media sosial Indonesia tengah diramaikan dengan gambar dan video yang menampilkan desain uang rupiah versi redenominasi. Unggahan tersebut mengklaim bahwa uang baru itu sudah dicetak dan akan diluncurkan pada tahun 2026.
Bank Indonesia (BI) menanggapi dengan tegas bahwa kabar tersebut tidak benar alias hoaks. Melalui akun Instagram resminya @bank_indonesia, BI memastikan bahwa desain uang redenominasi yang beredar bukan keluaran resmi bank sentral.
Penjelasan Bank Indonesia Tentang Redenominasi Rupiah
BI menjelaskan bahwa rencana redenominasi rupiah masih sebatas wacana dan belum diputuskan secara resmi. Proses implementasi jika dilakukan, diperkirakan memerlukan waktu sekitar enam tahun. Hal ini karena redenominasi harus mempertimbangkan berbagai aspek seperti stabilitas politik, ekonomi, sosial, serta persiapan teknis yang kompleks.
Pelaksanaan redenominasi rupiah tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Menurut BI, dibutuhkan koordinasi lintas lembaga agar kebijakan ini tidak menimbulkan risiko baru atau kegaduhan bagi perekonomian nasional. BI juga mengingatkan pentingnya aspek hukum, logistik, dan teknologi dalam persiapan uang redenominasi.
Fokus BI Saat Ini
Sementara itu, fokus utama Bank Indonesia saat ini adalah menjaga stabilitas ekonomi nasional dan mendorong pertumbuhan di tengah dinamika kondisi global. BI menilai stabilitas ekonomi menjadi prioritas utama agar perekonomian Indonesia tetap kuat dan berjalan dengan baik.
BI mengimbau masyarakat untuk berhati-hati menerima informasi yang beredar di media sosial. Sebelum menyebarkan berita atau gambar terkait redenominasi rupiah, masyarakat diminta memverifikasi kebenaran informasi melalui kanal resmi BI.
Panduan BI untuk Masyarakat dalam Menyikapi Informasi Redenominasi
- Pastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber resmi dan terpercaya.
- Waspadai konten yang belum dikonfirmasi oleh Bank Indonesia atau otoritas terkait.
- Hindari membagikan informasi yang belum jelas kebenarannya agar tidak menimbulkan kebingungan atau kekhawatiran masyarakat.
- Gunakan kanal resmi BI seperti website dan akun media sosial resmi untuk mencari update terbaru.
Berita tentang desain uang redenominasi yang sedang viral di media sosial sejatinya bukan berasal dari Bank Indonesia. Redenominasi rupiah adalah proses yang kompleks dan membutuhkan kajian mendalam serta persiapan jangka panjang. Proses ini melibatkan pemangku kepentingan dari berbagai sektor pemerintahan dan tidak mungkin dilakukan secara tiba-tiba.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya pada gambar atau video uang baru redenominasi yang beredar tanpa verifikasi. Bank Indonesia terus memantau perkembangan informasi dan akan memberikan penjelasan resmi jika ada kebijakan baru terkait redenominasi.
Seiring berkembangnya informasi, BI menegaskan bahwa segala keputusan penting terkait redenominasi akan diumumkan secara transparan dan melalui saluran resmi. Masyarakat disarankan untuk selalu mengikuti informasi dari sumber yang valid demi menjaga kepercayaan dan ketenangan dalam perekonomian nasional.
Baca selengkapnya di: www.beritasatu.com