DuckDuckGo mendadak menjadi perbincangan hangat usai sebuah video viral di media sosial membongkar fakta-fakta mengejutkan di balik mesin pencari tersebut. Dalam video yang beredar luas, sejumlah klaim dan data penting mengenai privasi pengguna, sumber pendapatan, hingga kerja sama dengan perusahaan besar disorot banyak netizen.
Popularitas DuckDuckGo memang mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Banyak orang beralih ke mesin pencari ini karena tawaran utama yakni menjaga privasi dan tidak melacak aktivitas pengguna di internet.
Fitur Unggulan DuckDuckGo yang Diulas dalam Video
Video viral tersebut menampilkan beberapa fitur andalan DuckDuckGo yang menjadikannya berbeda dari mesin pencari lain seperti Google. Pertama, DuckDuckGo mengklaim tidak menyimpan histori pencarian pengguna, sehingga keamanan data lebih terjamin.
Kedua, mesin pencari ini tidak membuat profil pelacakan pengguna. Artinya, hasil pencarian yang muncul murni berdasarkan kata kunci tanpa dipengaruhi oleh rekam jejak digital pengguna sebelumnya.
Menurut Gabriel Weinberg, CEO dan pendiri DuckDuckGo, pihaknya benar-benar berkomitmen terhadap privasi sebagai nilai utama. Dalam wawancara bersama Wired, Weinberg menegaskan bahwa DuckDuckGo tidak berbagi atau menjual data pengguna ke pihak ketiga mana pun.
Fakta Mengejutkan di Balik DuckDuckGo
Penelusuran lebih lanjut dari sejumlah sumber seperti The Verge dan TechCrunch mengungkap bahwa DuckDuckGo sebenarnya memiliki kerja sama teknis dengan Bing milik Microsoft. Mesin pencari ini menggunakan API Bing untuk menyajikan beberapa hasil pencarian, meskipun tetap menutupi identitas pengguna.
Hal ini menimbulkan perdebatan di kalangan pengguna internet. Banyak yang mempertanyakan apakah DuckDuckGo benar-benar mampu menjaga privasi secara total jika menggunakan sumber dari perusahaan teknologi besar lain yang memiliki bisnis periklanan.
Dalam klarifikasi resminya, DuckDuckGo menyatakan bahwa mereka tetap memfilter data pihak ketiga dan tidak menyerahkan IP address pengguna pada Bing atau pihak lain. Namun, sejumlah ahli keamanan siber seperti Matthew Green dari Johns Hopkins University, menekankan perlunya transparansi lebih soal pihak-pihak yang terlibat dalam proses pencarian di DuckDuckGo.
Pendapatan DuckDuckGo: Dari Mana Sumbernya?
Isu lain yang menjadi sorotan adalah bagaimana DuckDuckGo menghasilkan uang jika tidak melacak data pengguna. Berdasarkan laporan Business of Apps, DuckDuckGo memperoleh pendapatan dari iklan berbasis kata kunci yang tidak dipersonalisasi serta afiliasi e-commerce.
Berikut adalah dua sumber utama pendapatan DuckDuckGo:
- Iklan kontekstual: Iklan muncul berdasarkan kata kunci pencarian, bukan riwayat atau profil pengguna.
- Program afiliasi: DuckDuckGo memperoleh komisi ketika pengguna melakukan pembelian di situs seperti eBay atau Amazon melalui hasil pencarian mereka.
Weinberg menegaskan sistem ini dirancang agar privasi tetap terjamin, tanpa praktik penargetan iklan berbasis pelacakan seperti yang dilakukan platform besar lain.
Respons Publik Setelah Video Viral
Setelah video viral tersebut, sejumlah pengguna kembali menyorot pentingnya memahami cara kerja setiap mesin pencari. Beberapa netizen menyampaikan kekhawatiran tentang transparansi ekosistem teknologi, sementara lainnya mengapresiasi dedikasi DuckDuckGo menjaga privasi.
Media internasional seperti BBC dan Reuters juga mengulas fenomena ini, menyoroti bahwa meskipun DuckDuckGo bukan tanpa celah, namun mereka memang memberikan alternatif bagi pengguna yang mengutamakan privasi.
Fakta-fakta yang terungkap dalam video viral menjadi pengingat bahwa tidak ada platform teknologi yang sepenuhnya sempurna. Setiap pengguna tetap perlu bijak dalam memilih mesin pencari sesuai kebutuhan dan tingkat kenyamanan privasi masing-masing. DuckDuckGo kini terus menjadi topik diskusi hangat, menandai meningkatnya kesadaran masyarakat akan isu privasi data di era digital.
