
Belakangan ini, proxy WhatsApp atau sering disebut Proxy WA jadi topik hangat di kalangan pengguna internet Indonesia. Banyak yang penasaran, apa sih proxy WA itu dan beneran efektif buat akses WhatsApp kalau lagi diblokir pemerintah atau operator?
WhatsApp resmi mengenalkan fitur proxy pada awal 2025 menyusul banyak kasus pemblokiran di beberapa negara, seperti Iran dan Turki. Fitur proxy ini memungkinkan user tetap terhubung ke WhatsApp walaupun jalur akses normal dibatasi pemerintah atau terganggu sensor. Jadi, dengan mengatur proxy tertentu, pesan tetap bisa dikirim meskipun akses direct ke server WhatsApp sudah diputus.
Gimana Cara Kerja Proxy WA?
Proxy pada dasarnya menjadi perantara antara pengguna dengan server WhatsApp. Ketika WhatsApp tidak bisa diakses langsung melalui koneksi biasa, pengguna bisa mengatur aplikasi untuk terhubung lewat proxy yang alamat IP-nya belum diblokir. Fitur ini sudah tersedia langsung dari pengaturan WhatsApp versi terbaru, baik di Android maupun iOS.
Caranya, cukup masuk ke bagian penyimpanan data di menu pengaturan WhatsApp, lalu pilih proxy dan masukkan alamat server proxy yang valid. Jika koneksi sukses, ada notifikasi yang muncul di layar aplikasi. Sistem ini sudah didesain terenkripsi end-to-end, jadi secara teknis isi chat tetap nggak bisa dibaca siapapun, termasuk operator proxy.
Apakah Proxy WA Aman?
Banyak yang ragu soal keamanan fitur ini. Menurut penjelasan WhatsApp di laman resmi serta laporan The Verge, komunikasi tetap memakai enkripsi end-to-end standar WhatsApp. “Pesan kamu tetap hanya bisa dibaca oleh pengirim dan penerima, bahkan jika lewat proxy,” tulis WhatsApp dalam blog resminya.
Tapi, ada catatan harus diperhatikan. Proxy yang kamu pakai tidak dikelola WhatsApp secara langsung. Biasanya server proxy dibuat komunitas, organisasi, atau individu yang peduli soal akses terbuka, seperti Internet Freedom Foundation. Karena itu, kamu tetap perlu pilih proxy resmi atau terpercaya, bukan proxy asal.
Langkah Membuka WhatsApp dengan Proxy
Untuk kamu yang pengen coba fitur ini, begini cara sederhananya:
- Update WhatsApp ke versi terbaru.
- Masuk ke Pengaturan > Penyimpanan Data > Proxy.
- Aktifkan opsi Gunakan Proxy.
- Masukkan alamat proxy yang disarankan pihak tepercaya, misal dari website digital rights terpercaya.
- Simpan pengaturan, lalu coba akses WhatsApp seperti biasa.
Jika muncul status connected, berarti config proxy sukses. Kalau gagal, coba ganti server lain yang belum diblokir.
Boleh Dipakai Kapan Saja?
Penggunaan proxy WhatsApp sebaiknya hanya dilakukan saat benar-benar diperlukan, misalnya ada gangguan akses atau pemblokiran lokal. Penggunaan proxy secara rutin tetap jadi perhatian karena kestabilan serta keamanannya tergantung penyedia server proxy, tidak sekuat langsung ke server WhatsApp.
Pihak WhatsApp sendiri menyarankan memilih sumber alamat proxy yang punya reputasi baik, atau dari organisasi hak digital yang terpercaya, bukan dari forum liar atau link sembarangan. Pakai proxy yang tidak aman bisa mencatat metadata akses kamu.
Risiko Proxy WA yang Harus Diketahui
Berdasarkan laporan dari TechCrunch dan Amnesty International, penggunaan proxy memang bisa memulihkan akses WhatsApp, tapi tidak 100% tanpa risiko. Data lalu lintas seperti alamat IP dan jam koneksi dapat dicatat operator proxy, walaupun isi chat tetap aman.
Selain itu, performa aplikasi bisa saja menurun jika server proxy overload. Waktu ping jadi lebih lama atau pesan masuk telat. Namun, solusi ini sudah dipakai luas di beberapa negara dengan sensor ketat dan tetap jadi alternatif utama selama protokol keamanan dijaga.
Fitur proxy WA merupakan langkah baru buat pengguna di negara yang sering mengalami gangguan akses. Meski bukan solusi yang sempurna, metode ini memberikan harapan bahwa komunikasi tetap bisa berjalan. Selalu pastikan sumber proxy kamu aman, update aplikasi secara rutin, dan jangan gunakan proxy dari sumber tidak jelas agar privasi tetap terjaga saat memakai WhatsApp dalam kondisi apapun.





