
Nicolas Jackson diperkirakan akan kembali ke Chelsea setelah masa peminjamannya di Bayern Munich berakhir. Kesepakatan pembelian permanen dari Bayern kini tidak mungkin terpenuhi karena syarat tertentu dalam kontrak tidak tercapai.
Jackson bergabung dengan Bayern Munich dengan status pinjaman pada akhir Agustus dengan biaya awal sebesar £14,2 juta. Dalam perjanjian tersebut terdapat klausul kewajiban pembelian senilai £56,2 juta jika Jackson bermain dalam 40 pertandingan Bundesliga dan Liga Champions.
Hingga kini, pemain berusia 24 tahun tersebut baru memulai enam pertandingan di kompetisi utama tersebut. Bayern hanya memiliki maksimal 33 pertandingan tersisa, sehingga mereka tidak wajib mengaktifkan opsi pembelian permanen untuk Jackson.
Selama 14 pertandingan di semua kompetisi, Jackson hanya mencetak empat gol dan satu assist. Performa ini menjadi faktor utama mengapa kemungkinan besar ia akan kembali ke Chelsea setelah kontrak peminjaman selesai.
Namun, agen Jackson, Diomansy Kamara, menolak kemungkinan kepulangan sang pemain ke London Barat. Kamara menjelaskan kepada Canal+ Sport bahwa hubungan Jackson dengan pelatih Chelsea, Enzo Maresca, tidak begitu baik saat ini.
Kamara menambahkan bahwa Jackson sangat menghargai kesempatan yang diberikan Chelsea untuk mengembangkan kariernya di Eropa. Ia juga menegaskan bahwa saat ini Bayern tetap menjadi prioritas utama Jackson.
Berikut fakta penting terkait situasi Nicolas Jackson:
1. Pemain bergabung dengan Bayern melalui pinjaman dengan opsi beli £56,2 juta.
2. Jackson harus bermain minimal 40 laga untuk opsi beli berlaku.
3. Baru memainkan 6 dari 40 laga yang diperlukan.
4. Bayern memiliki maksimum 33 laga tersisa musim ini.
5. Agen Jackson menyatakan Bayern adalah prioritas utama sang pemain.
Perkembangan ini menunjukkan dinamika yang cukup rumit antara pemain, klub peminjam, dan Chelsea sebagai klub induk. Keputusan final mengenai masa depan Jackson masih akan bergantung pada evaluasi performa dan negosiasi antara semua pihak terkait.





