Dari Kane ke Mbappe: Para Kandidat Teratas Ballon d’Or Menjelang Ajang Bergengsi

Perombakan dominasi Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dalam perebutan Ballon d’Or makin terasa nyata. Dua pemenang terakhir, Ousmane Dembele dan Rodri, menunjukkan bahwa trofi kini lebih terbuka dan penuh ketidakpastian.

Menyambut musim 2025/26 dengan format penilaian berdasarkan performa sepanjang musim, prediksi kontestan terkuat untuk Ballon d’Or makin menarik. Apalagi dengan digelarnya Piala Dunia di musim panas, yang akan jadi faktor penentu tambahan.

1. Harry Kane (Bayern Munich, Inggris)
Harry Kane menunjukkan performa luar biasa bersama Bayern Munich. Penyerang ini sudah mencetak 19 gol di Bundesliga, plus 5 gol di Liga Champions dan 5 gol di Piala Jerman. Bayern kini memimpin klasemen Bundesliga tanpa terkalahkan dengan selisih 9 poin. Jika Kane terus konsisten dan Bayern meraih keberhasilan di Liga Champions serta Inggris sukses di Piala Dunia, peluangnya untuk Ballon d’Or sangat besar.

2. Erling Haaland (Manchester City, Norwegia)
Erling Haaland tetap jadi mesin gol andalan Manchester City dengan 19 gol di Liga Primer dan 6 gol di Liga Champions. Selain itu, striker Norwegia ini telah mengoleksi 16 gol dalam kualifikasi Piala Dunia, memimpin negaranya ke babak utama. Namun, dengan peluang Norwegia menjuarai Piala Dunia yang kecil, Haaland harus membawa banyak trofi bersama klub untuk unggul dalam persaingan.

3. Kylian Mbappe (Real Madrid, Prancis)
Kylian Mbappe menonjol dengan 18 gol di La Liga dan 9 gol di Liga Champions. Dia menjadi top skor di kedua kompetisi tersebut. Mbappe adalah pemain kunci Real Madrid yang kini berada di posisi kedua klasemen La Liga dan siap untuk tampil di babak knockout Liga Champions. Performa apik di Piala Dunia, termasuk peluang menjadi pencetak gol terbanyak sejarah turnamen, dapat memperkuat posisi Mbappe.

4. Lamine Yamal (Barcelona, Spanyol)
Meskipun masih muda, Lamine Yamal menjadi talenta luar biasa dengan 23 kontribusi gol (gol + assist) untuk klub dan negara. Barcelona sedang memimpin La Liga dan berpeluang besar di Liga Champions. Spanyol juga difavoritkan juara Piala Dunia. Jika Yamal menjaga konsistensi dan mengantarkan banyak gelar, ia dapat menjadi kandidat Ballon d’Or termuda. Namun, lebih realistis Yamal akan menyabet Kopa Trophy untuk pemain terbaik di bawah 21 tahun.

5. Lionel Messi (Inter Miami, Argentina)
Lionel Messi kemungkinan besar takkan menambah koleksi Ballon d’Or-nya yang sudah delapan. Namun, performanya di MLS masih impresif dengan status MVP, pencetak gol terbanyak, dan asisten terbanyak saat membawa Inter Miami juara. Karena kompetisi MLS lebih lemah dan jadwalnya berbeda, peluang menang Ballon d’Or tipis. Tetapi jika Argentina menjuarai Piala Dunia dan Messi tampil sebagai bintang utama, kemenangan tambahan bukan hal mustahil.

Memasuki musim yang penuh dengan pertandingan liga domestik, Liga Champions, serta Piala Dunia, para kandidat Ballon d’Or harus menunjukkan performa luar biasa dan membawa timnya meraih gelar. Dominasi klub dan tim nasional dalam musim ini akan sangat menentukan siapa yang akhirnya mengangkat trofi prestisius tersebut pada akhir musim.

Berita Terkait

Back to top button