Bayer Leverkusen kembali menelan kekalahan untuk kedua kalinya secara beruntun setelah dikalahkan Hoffenheim dengan skor 1-0. Kekalahan ini membuat posisi Leverkusen turun ke peringkat keenam klasemen Bundesliga, dengan hanya selisih tiga poin dari RB Leipzig yang berada di posisi keempat.
Pelatih Kasper Hjulmand menyatakan bahwa timnya sudah mengetahui posisi mereka saat ini, tetapi menekankan perlunya peningkatan efektivitas. “Kami tidak tampil maksimal dan harus memperbaiki performa, terutama dalam 15 menit awal pertandingan,” ujarnya usai laga.
Gol kemenangan Hoffenheim dicetak oleh Wouter Burger melalui tendangan bebas, yang sekaligus menjadi gol ke-12 yang diterima Leverkusen dari situasi bola mati musim ini. Fakta ini menunjukkan celah pertahanan Leverkusen yang perlu segera diperbaiki.
Leverkusen juga kurang agresif dalam menyerang dengan hanya menghasilkan delapan tembakan, dua di antaranya tepat sasaran, serta memiliki expected goals sebesar 1,0 saja. Kapten Robert Andrich mengakui bahwa keputusan yang tepat belum muncul di momen krusial.
Menurut Andrich, “Kami gagal memberikan tekanan yang cukup dan tidak membuat keputusan yang benar pada waktu yang tepat selama dua pertandingan setelah jeda musim dingin.” Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi Leverkusen jika ingin memperbaiki posisi mereka di papan atas.
Hjulmand menambahkan bahwa mereka sudah bermain baik melawan rival langsung dan masih memiliki peluang besar untuk tampil lebih efektif ke depan. Fokus utama saat ini adalah menemukan solusi yang tepat dalam menghadapi pertandingan berikutnya.
Situasi ini menandai pentingnya perbaikan baik dari sisi taktik maupun mental pemain Leverkusen agar mampu bersaing ketat di kompetisi Bundesliga. Tim akan memerlukan evaluasi mendalam terutama terkait pertahanan dari bola mati dan efektivitas serangan.
