
Borussia Dortmund bertekad memanfaatkan kekuatan dan energi dari dukungan suporter di Westfalenstadion untuk menghadapi Inter Milan dalam pertandingan Liga Champions. Pelatih Niko Kovac menegaskan pentingnya atmosfer kandang sebagai faktor penentu dalam pertandingan yang berlangsung pada Rabu malam tersebut.
Dortmund berada di posisi 16 klasemen grup dengan 13 poin, hanya terpaut satu poin dari Inter yang menduduki peringkat lebih tinggi. Kemenangan di laga ini dapat mengantar salah satu tim ke posisi yang menjamin tiket babak 16 besar kompetisi.
Kekuatan Bermain di Kandang
Sejak kekalahan terakhir melawan Barcelona bulan Desember lalu, Dortmund nyaris tidak terkalahkan dalam 21 pertandingan Liga Champions di kandang, dengan catatan 13 kemenangan dan 7 hasil imbang. Kovac juga belum menelan kekalahan saat menjadi pelatih di markas sendiri, dengan rekor tak terkalahkan (W3 D3).
Kovac berpesan kepada pemainnya untuk mengerahkan intensitas, agresi, serta dinamika sepanjang 90 menit pertandingan. Ia percaya energi yang diciptakan oleh para pendukung bisa menjadi senjata utama tim untuk mengatasi tekanan lawan.
Rekam Jejak Laga Dortmund vs Inter
Dortmund dan Inter telah bertemu dalam enam pertandingan kompetisi Eropa sebelumnya. Inter unggul tipis dengan tiga kemenangan, sedangkan Dortmund mencatat dua kali kemenangan dan satu hasil imbang. Pertemuan ini menjadi kesempatan ketujuh antar kedua klub, dengan rata-rata 4,3 gol per laga yang menunjukkan potensi pertandingan terbuka dan atraktif.
Pertandingan terakhir antara kedua tim di November menghadirkan drama, saat Dortmund mampu membalikkan kedudukan 0-2 menjadi kemenangan 3-2 di babak kedua.
Ancaman dari Inter Milan
Kovac menyadari bahwa Inter merupakan tim yang sangat solid dan berpengalaman. Mereka baru saja meraih kemenangan besar 6-2 atas Pisa di Serie A dan menunjukkan performa dominan dalam beberapa tahun terakhir. Kendati demikian, Inter sedang mengalami rentetan tiga kekalahan beruntun di Liga Champions, yang belum pernah mereka alami sebelumnya.
Kovac memuji gaya permainan modern Inter yang sangat dinamis dan transisi permainan yang efektif. Ia mengantisipasi pertandingan ketat yang menuntut disiplin dan fokus penuh dari Dortmund untuk bisa meraih hasil positif.
Meski Dortmund menghadapi tekanan besar, fokus utama tetap pada performa tim sendiri. Kovac menolak memikirkan skenario terburuk dan hanya ingin melihat timnya berjuang maksimal di kandang untuk meraih kemenangan.





