Bayern Munich Siap Kembalikan Nicolas Jackson ke Chelsea pada Bursa Transfer Mendatang

Bayern Munich akan mengembalikan Nicolas Jackson ke Chelsea pada musim panas nanti setelah masa peminjamannya selama satu musim berakhir. Klub Jerman itu sebelumnya membayar biaya awal sebesar £14,3 juta untuk meminjam striker berusia 24 tahun tersebut.

Kesepakatan memuat klausul kewajiban pembelian senilai £56,2 juta jika Jackson mencapai jumlah penampilan tertentu. Namun, klausul itu tidak akan aktif dan Chelsea tidak mengantisipasi Bayern Munich akan melakukan pembelian permanen secara terpisah.

Pada bursa transfer musim panas kemarin, Jackson juga diminati oleh klub dari Italia, Spanyol, dan Liga Inggris. Chelsea akan mengevaluasi semua opsi yang tersedia untuk masa depan Jackson setelah musim ini berakhir.

Manajer Chelsea saat ini, Liam Rosenior, menunjukkan sikap terbuka untuk memberikan kesempatan baru bagi pemainnya, termasuk Jackson. Hal ini berbeda dengan hubungan sebelumnya yang kurang harmonis antara Jackson dan pelatih sebelumnya, Enzo Maresca.

Sumber klub menyebutkan bahwa semua opsi masih dipertimbangkan, termasuk kemungkinan menjual Jackson atau mempertahankannya sebagai bagian dari skuad Chelsea. Sementara itu, pemain fokus memaksimalkan kesempatan tampil bersama Bayern dalam beberapa laga terakhir musim ini.

Jackson sempat dicadangkan saat Bayern menjalani pertandingan Piala Jerman melawan RB Leipzig pekan lalu. Ia juga hanya bermain sebagai pengganti pada menit ke-86 dalam kemenangan Bundesliga melawan Werder Bremen.

Transfer Jackson ke Bayern sempat nyaris dibatalkan setelah Liam Delap mengalami cedera hamstring. Namun, manuver dari agen Jackson, Ali Barat, serta pemanggilan kembali Marc Guiu dari masa peminjaman di Sunderland memungkinkan transfer tetap berjalan.

Di bawah arahan pelatih Bayern, Vincent Kompany, Jackson sudah mencetak lima gol di semua kompetisi. Performanya ini menjadi modal penting dalam evaluasi Chelsea dan Bayern menjelang masa depan sang pemain pada musim panas.

Berita Terkait

Back to top button