Bayer Leverkusen Menang Cepat 2-0 atas Olympiacos, Raih Kemenangan Krusial Liga Champions

Bayer Leverkusen meraih kemenangan penting di leg pertama babak play-off Liga Champions dengan skor 2-0 atas Olympiacos di kandang lawan. Patrik Schick tampil gemilang dengan mencetak dua gol cepat dalam waktu tiga menit pada babak kedua.

Babak pertama berjalan sengit dengan peluang dari kedua tim, termasuk usaha Mehdi Taremi yang melebar dan upaya Schick yang berhasil diblok oleh kiper Konstantinos Tzolakis. Sebelum turun minum, gol tandukan Ayoub El Kaabi dianulir karena posisi offside Taremi yang terlibat dalam proses gol.

Leverkusen akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-60 lewat kerja sama Ernest Poku yang memberikan umpan matang kepada Schick. Striker Ceko tersebut melewati hadangan Giulian Biancone sebelum menaklukkan kiper dengan tembakan ke sudut bawah kiri gawang.

Hanya dalam waktu 144 detik, Leverkusen menggandakan keunggulan melalui sundulan Schick yang memanfaatkan umpan sepak pojok Alejandro Grimaldo. Gol tersebut membuat pendukung tuan rumah terdiam dan memberikan modal kuat bagi Leverkusen menjelang leg kedua.

Meskipun Olympiacos melepaskan lebih banyak tembakan (13 berbanding 8), Leverkusen menciptakan peluang yang lebih berkualitas dengan nilai expected goals (xG) sebesar 1,95, jauh di atas 0,87 milik tuan rumah. Data ini menunjukkan efektivitas serangan yang lebih baik dari tim tamu.

Schick kini telah mencetak empat gol dalam enam pertandingan Liga Champions terakhirnya, peningkatan signifikan dibandingkan dengan satu gol dari 28 penampilan sebelumnya. Ia menjadi pemain kedua Leverkusen yang mampu mencetak dua gol dalam satu laga knockout Liga Champions, menyamai prestasi Michael Ballack pada musim 2001-02.

Kemenangan tandang ini menandai sejarah bagi Leverkusen karena merupakan kemenangan pertama mereka di babak gugur kompetisi tertinggi antarklub Eropa. Hasil positif ini memberikan keunggulan psikologis dan peluang besar untuk melaju ke fase grup Liga Champions.

Berita Terkait

Back to top button