
Martin O’Neill memberikan penilaian keras terhadap performa Celtic setelah kekalahan telak 4-1 dari Stuttgart di Liga Europa. Ia mengecam protes suporter yang menghentikan pertandingan dan menyoroti tantangan klub di pasar transfer.
Pertandingan terhenti beberapa detik setelah kick-off karena para fans melempar bola mainan ke lapangan sebagai bentuk protes terhadap manajemen klub. O’Neill menyatakan tindakan tersebut justru merugikan Celtic dan tidak membawa dampak positif.
Protes Fans yang Mengganggu Pertandingan
Suasana sempat membara saat para pendukung Celtic menyanyikan You’ll Never Walk Alone dengan semangat. Namun, setelah itu, protes melempar bola mainan membuat pertandingan tertunda sekitar empat menit.
O’Neill berkata, "Siapa pun yang menganggap itu ide bagus perlu mempertimbangkan ulang. Itu mengirim pesan yang salah." Ia menambahkan, suasana begini malah membuat lawan seperti Stuttgart merasa nyaman datang ke Celtic Park.
Tantangan Besar Dalam Persaingan Eropa
Celtic sudah lama tidak mampu menembus kemenangan di babak knockout Eropa sejak kemenangan melawan Barcelona pada 2004. O’Neill menilai jarak kualitas pemain antara Celtic dan klub-klub besar Eropa sangat besar.
Ia menegaskan, "Dengan biaya pemain di Liga Premier mencapai puluhan juta pound, sulit bagi klub Skotlandia bersaing." O’Neill bahkan menyebutkan bahwa integrasi Liga Utama Skotlandia ke Liga Premier Inggris mungkin solusi finansial terbaik.
Kebutuhan untuk Kompetisi Lebih Besar
O’Neill menekankan perlunya klub Skotlandia memiliki akses ke dana lebih besar agar bisa bersaing di level Eropa. Ia mengatakan, "Segera atau nanti, kami harus bisa bersaing dengan skala itu. Jika SPL menjadi bagian dari Liga Premier, kami tidak akan menghadapi masalah seperti ini."
Hal ini menunjukkan kebutuhan mendesak bagi klub-klub Skotlandia untuk mencari model keuangan baru yang lebih kuat agar mampu mengontrak pemain bertalenta.
Pembelaan untuk Kasper Schmeichel
Setelah pertandingan, O’Neill membela kiper Kasper Schmeichel yang mendapat cemoohan dari sebagian fans usai membuat beberapa kesalahan. Ia menyatakan Schmeichel telah melakukan penyelamatan penting dan berkontribusi besar bagi klub.
"O’Neill menyebut, ‘Ini adalah kerja tim dan Schmeichel sudah melakukan beberapa penyelamatan krusial, seperti saat melawan Feyenoord yang membuat kami tetap bermain di kompetisi ini’."
Evaluasi Keseluruhan Performa Celtic
Pelatih itu menyimpulkan bahwa Celtic gagal memaksimalkan peluang dan melakukan kesalahan fatal yang berujung kekalahan besar. Ia mengakui, "Kami mengundang masalah sendiri lewat kesalahan yang seharusnya bisa dihindari."
Meski demikian, O’Neill tetap optimis saat berkata, "Pada suatu saat, Celtic akan menjadi tim Eropa yang berkualitas tinggi, tapi saat ini fokus kami ada di tempat lain."
Pengalaman pahit ini menjadi pelajaran penting bagi Celtic untuk bisa memperbaiki kondisi internal dan mencari jalan meningkatkan daya saing di kancah Eropa. Selain itu, diskusi seputar potensi merger liga juga kian mengemuka sebagai opsi strategis jangka panjang.





