
Pelatih Borussia Dortmund, Niko Kovac, memberikan pujian tinggi terhadap penampilan Joshua Kimmich dari Bayern Munich yang menjadi penentu kemenangan dalam laga Der Klassiker. Pada pertandingan di Signal Iduna Park, Kimmich sukses membobol gawang Gregor Kobel lewat sundulan voli pada menit ke-87, membawa Bayern unggul 3-2 dan memperlebar jarak di puncak klasemen Bundesliga menjadi 11 poin.
Kimmich tidak hanya mencetak gol penentu, tetapi juga berperan penting dalam assist untuk gol pertama Harry Kane. Kovac menyoroti statistik impresif sang gelandang yang mencatatkan 103 sentuhan, 81 operan sukses, dan tiga tembakan tepat sasaran, menjadikannya pemain paling dominan di lapangan pada pertandingan tersebut.
Kunci Penampilan Kimmich dalam Der Klassiker
- Assist untuk gol pembuka Harry Kane.
- Gol kemenangan pada menit ke-87.
- Statistik sentuhan dan operan tertinggi di antara pemain.
- Peran kunci dalam dominasi ofensif Bayern Munich.
Meski Dortmund tampil agresif dan mencetak dua gol, Kovac mengakui bahwa lini pertahanan timnya tidak tampil optimal. Namun, ia tetap memuji kualitas dunia yang dimiliki Kimmich sebagai faktor penentu hasil pertandingan. "Kualitas kelas dunia Joshua Kimmich benar-benar memutuskan hasil pertandingan," ujar Kovac.
Kekalahan ini memperpanjang masa sulit Dortmund usai tersingkir dari Liga Champions pada tengah pekan. Namun, Kovac menegaskan bahwa timnya fokus untuk terus berkembang dan menjaga jarak dari Bayern dengan tenang. Dortmund dijadwalkan menjalani jeda di liga sebelum melanjutkan perjalanan ke markas Köln awal Maret nanti.
Kovac menggarisbawahi bahwa Bayern Munich musim ini menunjukkan kekuatan ofensif yang luar biasa, di mana hampir semua lawan kebobolan banyak gol. Perlunya peningkatan performa defensif menjadi perhatian utama Dortmund ke depan agar bisa bersaing lebih ketat dalam perebutan gelar Bundesliga.
Penampilan cemerlang Kimmich kembali membuktikan kualitasnya sebagai pemain kelas dunia yang mampu mengubah jalannya pertandingan pada momen-momen krusial.





