
Bayer Leverkusen berhasil memanfaatkan gol telat Jarell Quansah pada menit ke-88 untuk menyelamatkan satu poin dalam pertandingan kandang melawan Mainz yang berakhir imbang 1-1. Hasil ini menjaga harapan Leverkusen untuk finis di posisi empat besar Bundesliga tetap terbuka jelang akhir musim.
Pertandingan di BayArena berlangsung ketat dengan Mainz lebih dominan dalam penyelesaian akhir sepanjang babak pertama. Sheraldo Becker membawa Mainz unggul lebih dulu lewat tendangan volley yang menakjubkan pada menit ke-63 setelah memanfaatkan umpan silang Paul Nebel.
Leverkusen tampak kesulitan membongkar pertahanan lawan dan baru menunjukkan ancaman serius setelah menit ke-70, meski peluang terbaik didapat lewat tendangan Jonas Hofmann yang masih mampu diantisipasi kiper Mainz Janis Blaswich. Kesempatan ganda Mainz lewat Phillip Tietz pada menit berikutnya gagal dimaksimalkan sehingga kebobolan gol penyama Quansah menjadi kejutan jelang bubaran.
Quansah menerima umpan silang Christian Kofane dan dengan sigap menuntaskan bola ke gawang untuk memastikan Leverkusen tidak meninggalkan lapangan tanpa poin. Hasil tersebut memperpanjang catatan tak terkalahkan Leverkusen dalam enam laga terakhir menghadapi Mainz dengan 4 kemenangan dan 2 hasil imbang.
Dari segi statistik, Leverkusen mengakhiri laga dengan 12 tembakan serta lima mengarah tepat sasaran, dibandingkan Mainz dengan delapan kesempatan dan tiga tembakan ke gawang. Angka expected goals (xG) menunjukkan Leverkusen memiliki 1.23 dibanding Mainz 0.73, menggambarkan dominasi serangan namun minim penyelesaian akhir yang efektif.
Leverkusen kini semakin dekat mempertahankan tradisi mencetak gol dalam 18 pertandingan Bundesliga secara berturut-turut melawan Mainz sejak musim 2017-18. Meski performa menyerang mereka kurang menggigit di laga ini, poin yang diraih menjadi modal penting dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan.
Hasil imbang ini juga menegaskan bahwa kedua tim berbagi kekuatan di pentas Bundesliga, dengan Mainz mampu mencuri keunggulan lebih dulu dan Leverkusen sigap membalas di menit-menit krusial. Pertandingan menggambarkan tensi tinggi persaingan papan atas yang bisa berubah arah dalam sekejap waktu.
Leverkusen akan mengandalkan momentum ini untuk laga berikutnya dan terus berjuang mengejar target finish empat besar. Sementara Mainz menunjukkan kualitas pertahanan dan efektifitas serangan yang cukup untuk menyulitkan tim pesaing di papan klasemen.





