
Borussia Dortmund dipastikan kehilangan kapten mereka, Emre Can, untuk sisa musim ini akibat sobekan ligamen silang anterior (ACL) pada lutut kirinya. Cedera tersebut dialami dalam laga kandang kontra Bayern Munich yang berakhir dengan kekalahan 3-2 pada Sabtu malam lalu.
Klub mengkonfirmasi cedera ini lewat pernyataan resmi pada Minggu, menyatakan bahwa Can akan absen untuk waktu yang lama. Pemain berusia 32 tahun ini sempat berusaha melanjutkan pertandingan setelah terjadinya benturan dengan Konrad Laimer, namun akhirnya harus digantikan.
Kondisi Cedera Emre Can
Can mengalami cedera serius saat berusaha merebut bola beberapa menit sebelum jeda babak pertama. Ia kemudian menunjukkan sinyal kepada staf pelatih untuk keluar lapangan. Dugaan awal klub ternyata benar, dan diagnosis sobekan ACL menjadi berita buruk bagi Dortmund.
Direktur olahraga Dortmund, Sebastian Kehl, menyampaikan, "Cedera Emre sangat menyakitkan, bukan hanya bagi dia, tetapi juga bagi kami semua." Ia menambahkan, "Emre adalah kapten kami yang selalu mengutamakan tim dan bagian penting klub ini."
Dampak Cedera bagi Dortmund dan Emre Can
Dengan cedera ini, Emre Can harus menjalani proses pemulihan panjang dan tidak bisa membantu tim hingga musim berakhir. Can baru ditunjuk sebagai kapten untuk musim ini setelah bergabung dari Juventus pada 2020.
Kontraknya bersama Dortmund akan habis pada musim panas nanti, yang membuat situasi semakin tidak pasti. Cedera ini juga memupus harapannya untuk membela tim nasional Jerman di Piala Dunia yang akan datang.
Fakta Penting Tentang Emre Can
- Berusia 32 tahun, bermain sebagai gelandang tengah.
- Pernah memperkuat Liverpool dan Juventus sebelum bergabung dengan Dortmund.
- Mengumpulkan 48 penampilan untuk timnas Jerman, dengan 2 gol.
- Terakhir bermain untuk timnas pada September lalu.
- Kini harus fokus pada proses pemulihan ACL yang diramalkan memakan waktu berbulan-bulan.
Dortmund dan para pendukung kini menantikan proses pemulihan Can agar kapten mereka bisa kembali ke lapangan dengan performa terbaik. Sementara itu, klub harus segera mencari solusi untuk mengisi posisi yang ditinggalkan di lini tengah.





