
Insiden Unik dalam Laga 2. Bundesliga: Fans Cabut Kabel Monitor VAR
Dalam pertandingan 2. Bundesliga antara Preußen Münster dan Hertha BSC, sebuah insiden tak biasa terjadi saat wasit Felix Bickel diminta mengecek tayangan ulang lewat VAR. Monitor untuk meninjau ulang tersebut mendadak gelap karena kabel listriknya dicabut oleh salah satu pendukung Münster.
Peristiwa ini mengejutkan karena biasanya wasit bergantung pada VAR untuk keputusan penting seperti penalti. Namun, tanpa tayangan video, Bickel terpaksa mengandalkan koleganya yang berada di ruang VAR jarak jauh.
Detik-detik Sabotase VAR oleh Pendukung
Saat Niko Koulis melakukan pelanggaran di kotak penalti, Bickel awalnya tidak memberikan penalti. VAR meminta dia meninjau ulang lewat monitor di pinggir lapangan, namun layar tiba-tiba mati. Seorang ultra Münster tampak melompat ke tribun sambil mengenakan helm hijau, diduga sebagai pelaku tindakan mencabut kabel tersebut.
Lebih menarik lagi, di tribun yang sama, para ultras memasang spanduk bertuliskan "Pull the plug on VAR" yang secara eksplisit menolak penggunaan teknologi tersebut. Pengamanan kabel yang mudah diakses juga menimbulkan pertanyaan mengapa tidak segera ditangani saat kabel dicabut.
Keputusan Penalti Berbasis VAR Jarak Jauh
Karena monitor tidak berfungsi, wasit Bickel tidak bisa menentukan penalti secara langsung. Sebagai gantinya, asisten VAR Katrin Rafalski yang memantau pertandingan dari jarak jauh di Cologne mengambil alih. Rafalski menilai pelanggaran jelas terjadi dan menyatakan keputusan penalti.
Eksekutor Hertha Fabian Reese menjalankan penalti dengan sukses sehingga membawa timnya unggul 1-0. Meski demikian, Münster sempat menyamakan kedudukan sebelum akhirnya Hertha menang pada menit-menit tambahan.
Fakta Penting dari Insiden VAR
- Wasit utama: Felix Bickel (29 tahun).
- Insiden terjadi saat Niko Koulis menjatuhkan Michaël Cuisance di area penalti.
- Monitor VAR mati akibat kabel yang dicabut seorang ultra Münster.
- Pengambilan keputusan penalti dilakukan oleh wasit VAR jarak jauh, Katrin Rafalski (44 tahun).
- Hertha unggul melalui penalti dan kemenangan akhirnya ditentukan oleh Marten Winkler di masa injury time.
Peristiwa ini menyoroti polemik penerapan VAR dan bagaimana dukungan fanatik bisa memengaruhi jalannya pertandingan secara dramatis. Situasi unik tersebut menjadi peringatan bagi panitia dan penyelenggara agar sistem teknis pertandingan dijaga dengan ketat agar tidak mudah disabotase.





