
Hjulmand Yakin Semangat Leverkusen Dapat Mengatasi Arsenal
Bayer Leverkusen menatap laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Emirates Stadium dengan penuh percaya diri. Pelatih Kasper Hjulmand meyakini bahwa semangat juang timnya akan menjadi kunci untuk mengalahkan Arsenal dan melaju ke babak berikutnya.
Hasil leg pertama berakhir imbang 1-1 setelah gol Kai Havertz pada menit ke-89 membatalkan keunggulan Robert Andrich. Meski memiliki peluang tipis menurut statistik Opta dengan kemungkinan lolos sebesar 21%, Hjulmand tetap optimistis. Ia menegaskan, "Kami berharap pertandingan akan sangat ketat. Di leg pertama, kami tidak memberikan banyak peluang bagi mereka."
Leverkusen baru saja meraih hasil imbang melawan Bayern Munich dan menunjukkan konsistensi di Bundesliga. Namun, catatan perjalanan mereka di Inggris kurang menguntungkan, dengan delapan kekalahan dalam 11 pertandingan di Liga Champions. Meski begitu, empat dari tujuh laga terakhirnya di Inggris berhasil mereka menangkan atau hasil imbang.
Hjulmand menegaskan bahwa rasa tidak puas atas hasil sebelumnya menjadi motivasi utama. "Kami tidak puas setelah pertandingan melawan Arsenal maupun Bayern. Kami bahkan merasa seharusnya bisa menang," ujarnya. Semangat tersebut menurutnya membantu menentukan standar performa tim di ajang bergengsi ini.
Leverkusen telah menunjukkan kualitas kompetitif dengan kemenangan melawan Benfica dan Manchester City pada fase grup Liga Champions. Namun, mereka harus menghadapi Arsenal yang memiliki catatan impresif di kandang sendiri. Di bawah arahan manajer Mikel Arteta, Arsenal memenangkan 13 dari 16 laga kandang fase knockout Liga Champions.
"Stadion seperti Emirates menghadirkan energi luar biasa yang kami sukai. Kami akan mencoba mengendalikan pertandingan seoptimal mungkin di sini," kata Hjulmand. Keyakinannya juga diperkuat oleh gelandang Exequiel Palacios yang menyatakan siap memberikan kontribusi penuh. Palacios menambahkan, "Kami percaya pada diri sendiri dan gaya permainan kami untuk terus maju bersama sebagai sebuah tim."
Dalam situasi yang menegangkan ini, semangat juang Leverkusen menjadi fokus utama menuju pertandingan krusial di markas Arsenal. Tim asuhan Hjulmand berusaha memanfaatkan momentum dan menjadikan semangat mereka sebagai pendorong untuk menciptakan kejutan di Liga Champions.





