RB Leipzig mencatat kemenangan telak 5-0 atas Hoffenheim di Red Bull Arena. Kemenangan ini membawa Leipzig naik ke posisi zona Liga Champions di Bundesliga.
Kekalahan pekan lalu dari Stuttgart sempat mengancam peluang Leipzig lolos ke kompetisi Eropa. Namun, performa impresif melawan Hoffenheim menunjukkan tekad mereka memperbaiki posisi klasemen.
Gol Pembuka dan Performa Brajan Gruda
Yan Diomande yang bermain dengan cedera bahu tetap menjadi ancaman utama. Diomande memberikan assist untuk Nicolas Seiwald yang kemudian mengoper ke Romulo Cardoso, menghasilkan peluang yang dimentahkan kiper Hoffenheim.
Brajan Gruda berhasil memanfaatkan bola rebound dan membuka keunggulan Leipzig. Gruda pun dinobatkan sebagai Man of the Match berkat penampilan cemerlangnya.
Dominasi Leipzig di Babak Pertama
Christoph Baumgartner, mantan pemain Hoffenheim, berhasil menyamakan rekor golnya setelah mencetak dua gol hanya dalam 30 menit pertama. Gol keduanya dilakukan dengan sentuhan akrobatik yang memperlebar jarak skor.
Gruda juga menambah gol keempat sebelum istirahat, berkat kerja sama apik dengan Diomande dan Seiwald. Meski VAR membatalkan gol Diomande, Leipzig sudah unggul jauh.
Babak Kedua dan Penyelesaian Gemilang
Setelah turun minum, Leipzig menjaga tempo permainan dengan solid. Hoffenheim kesulitan menciptakan ancaman berarti, hanya Grischa Promel yang mencatat upaya lemah.
Benjamin Henrichs, yang baru kembali dari cedera parah, menutup pesta gol Leipzig. Henrichs mencetak gol pertamanya sejak Agustus lalu dan melengkapi kemenangan meyakinkan tuan rumah.
Statistik Kunci Pertandingan
- Leipzig menyelesaikan kemenangan keenam berturut-turut atas Hoffenheim di kandang.
- Ini adalah kemenangan kedua Leipzig musim ini atas tim yang saat ini menempati lima besar klasemen.
- Hoffenheim hanya kalah dua kali dalam tujuh laga tandang musim ini.
Kemenangan ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Leipzig dalam pertandingan kandang yang digelar hari Jumat menjadi sepuluh laga. Hoffenheim pun harus mengevaluasi performa jelang jeda internasional agar bisa bangkit kembali.
