
Mark Flekken mengaku terkejut dan “speechless” usai Bayer Leverkusen gagal mempertahankan keunggulan dalam pertandingan dramatis melawan Heidenheim yang berakhir imbang 3-3 pada Sabtu malam. Hasil ini menjadi pukulan besar bagi ambisi Leverkusen untuk finis di zona Liga Champions yang semakin ketat persaingannya.
Leverkusen unggul cepat lewat gol Malik Tillman dan Patrik Schick untuk memimpin 2-0. Namun, setelah jeda, Heidenheim bangkit melalui gol Hennes Behren, kemudian Marvin Pieringer menyamakan skor lewat penalti dan mencetak gol penyeimbang kedua dari situasi tendangan sudut.
Dampak Hasil Imbang untuk Leverkusen
Leverkusen kini berada di posisi keenam klasemen Bundesliga dan tertinggal empat angka dari Stuttgart di tempat keempat. Jika Stuttgart menang di pertandingan berikutnya, jarak itu bisa melebar menjadi tujuh poin saat jeda internasional. Tim berlambang Werkself ini juga belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir, semua berakhir imbang.
Flekken yang baru pulih dari cedera menyoroti kerapuhan konsentrasi timnya. “Kami sudah berbicara saat jeda untuk tidak lengah, tapi tetap terjadi,” ujarnya kepada DAZN. Keadaan ini membuat peluang Leverkusen untuk finis di empat besar kini hanya 30,2% menurut perhitungan superkomputer Opta.
Perjuangan dan Motivasi Heidenheim
Di sisi lain, Heidenheim yang merupakan tim juru kunci klasemen belum juga meraih kemenangan dalam 14 pertandingan terakhir mereka di Bundesliga, catatan terpanjang sejak musim 2004-05. Meski begitu, pelatih Frank Schmidt menggunakan kekalahan telak (0-6) di pertemuan sebelumnya sebagai bahan bakar semangat.
Schmidt menyampaikan kepada Sky Sport bahwa kekalahan itu tidak akan dilupakan dan timnya bertekad menghindari pengalaman tersebut terulang kembali. Semangat juang itulah yang membawa Heidenheim mampu mencuri satu poin penting dari tim papan atas.
Statistik dan Fakta Penting
- Bayer Leverkusen memimpin dua kali dalam pertandingan, namun gagal mempertahankan keunggulan.
- Hennes Behren dan Marvin Pieringer merupakan pencetak gol utama Heidenheim setelah turun minum.
- Leverkusen belum menang dalam tiga laga terakhir (semua imbang).
- Peluang Leverkusen finis empat besar menurut Opta hanya 30,2%.
- Heidenheim menjalani 14 pertandingan tanpa kemenangan di Bundesliga.
Dengan hasil ini, persaingan memperebutkan tiket Liga Champions semakin terbuka dan penuh ketidakpastian. Leverkusen harus memperbaiki performa dan menjaga fokus untuk tetap berpeluang mengamankan posisi di empat besar saat musim berlanjut.





