Heidenheim berhasil bangkit dua kali untuk menyamakan skor 3-3 saat menjamu Bayer Leverkusen dalam pertandingan penuh gol. Hasil imbang ini memperpanjang rekor tanpa kemenangan Heidenheim menjadi 14 pertandingan di Bundesliga (4 imbang, 10 kalah).
Leverkusen membuka keunggulan pada menit ke-22 melalui Malik Tillman, yang menyambut umpan terobosan dari Aleix Garcia dengan tendangan voli. Tim tamu menambah gol kedua melalui Patrik Schick yang menyundul dari jarak dekat memanfaatkan crossing Alejandro Grimaldo.
Setelah turun minum, Heidenheim mulai menunjukkan perlawanan. Gol pertama mereka tercipta secara beruntung dari sundulan Patrick Mainka setelah menerima bola tendangan sudut dari Hennes Behrens yang melengkung masuk ke gawang.
Kedudukan menjadi 2-2 pada menit ke-72 melalui penalti yang dieksekusi dengan sempurna oleh Marvin Pieringer usai Robert Andrich melakukan pelanggaran di kotak terlarang. Namun Leverkusen kembali unggul tujuh menit kemudian lewat sundulan lagi dari Patrik Schick yang memanfaatkan umpan dari Grimaldo.
Heidenheim tidak menyerah dan kembali menyamakan skor melalui Pieringer setelah sundulannya dari sepak pojok membuat kiper Mark Flekken tak mampu menahan bola. Skor 3-3 bertahan hingga akhir pertandingan.
Statistik Penting Pertandingan:
- Heidenheim kini sudah mencetak gol melawan tim-tim papan atas sebanyak 10 kali dari 11 laga terakhir.
- Leverkusen masih memimpin head-to-head dengan lima kemenangan beruntun, termasuk kemenangan 6-0 di pertemuan sebelumnya.
- Heidenheim berada di posisi terbawah klasemen Bundesliga dan tertinggal sembilan poin dari zona playoff degradasi.
- Leverkusen saat ini menempati peringkat keenam dan baru meraih satu kemenangan dari sembilan laga terakhir di semua kompetisi.
Marvin Pieringer menjadi pemain terbaik versi Flashscore berkat kontribusinya dua gol yang membawa Heidenheim dua kali bangkit. Meskipun hasil imbang ini tidak mengubah posisi Heidenheim dari posisi juru kunci, semangat juang mereka patut diapresiasi.
Leverkusen harus memperbaiki performa mereka agar terus bersaing ketat dalam perburuan tiket kompetisi Eropa. Sementara itu, Heidenheim akan fokus menghindari degradasi dan mencari kemenangan perdana untuk menutup musim yang cukup berat.
