
Kai Havertz bertekad menjadi pemimpin bagi tim nasional Jerman di Piala Dunia setelah melewati musim yang penuh cedera. Pemain Arsenal ini mengalami cedera lutut pada hari pembukaan musim lalu dan hanya tampil sebanyak 14 kali di semua kompetisi.
Sejak kembali bermain pada Januari, Havertz mulai menemukan bentuk permainan terbaiknya dengan mencetak tiga gol dan memberikan dua assist, meskipun belum membuahkan gol di Liga Premier. Arsenal kini masih mengejar potensi treble, termasuk perebutan gelar Liga Premier, Liga Champions, dan Piala FA setelah kalah di final Piala Liga Melawan Manchester City.
Havertz mengaku menikmati jadwal padat di Arsenal dan bertekad meningkatkan performanya demi kepercayaan diri menghadapi turnamen dunia. Ia menyatakan, “Kami memiliki banyak pertandingan di tiga kompetisi. Saya absen selama enam bulan pertama musim ini dan saya akan memberikan segalanya untuk klub agar bisa pergi ke Piala Dunia dengan penuh percaya diri.”
Pemain berusia 26 tahun itu kini kembali masuk dalam skuad Jerman untuk pertama kalinya lebih dari setahun, setelah sebelumnya absen dari semua jeda internasional di paruh pertama musim karena cedera. Ia mengungkapkan, “Saya mengalami masa sulit dengan cedera yang membuat saya menepi selama tiga setengah bulan, lalu kembali dan mengalami kemunduran akibat cedera lutut.”
Meskipun demikian, Havertz mengaku sudah merasa fit sepenuhnya dan siap bermain penuh selama 90 menit, meski mungkin membutuhkan beberapa pertandingan lagi untuk mencapai performa 100 persen. Timnas Jerman dijadwalkan memulai kampanye Piala Dunia pada pertengahan Juni menghadapi Curacao, bersama Grup E yang juga diisi Ivory Coast dan Ekuador.
Sejak meraih gelar keempatnya di Brasil lebih dari satu dekade lalu, Jerman mengalami kesulitan di pentas dunia dengan dua kali tersingkir di fase grup pada dua edisi terakhir. Kehadiran Havertz diharapkan mampu membawa semangat baru dan memimpin langkah Jerman menuju keberhasilan di turnamen mendatang.





