Ghana Mengincar Joachim Low, Langkah Mendadak Jelang Panggung Piala Dunia

Ghana dilaporkan makin dekat menunjuk Joachim Low sebagai pelatih baru tim nasional setelah memecat Otto Addo dari kursi pelatih Black Stars. Situasi itu muncul hanya sekitar 75 hari sebelum laga pembuka fase grup Piala Dunia melawan Panama pada 18 Juni.

Kabar tersebut datang setelah Ghana menelan empat kekalahan beruntun, termasuk kalah 2-1 dari Jerman di Stuttgart pada Senin malam dan dibantai 5-1 oleh Austria pada Jumat sebelumnya. Dalam laga uji coba lain pada November, Ghana juga menelan kekalahan dari Jepang dan Korea Selatan.

Situasi Ganja dan kebutuhan cepat mencari pelatih

Asosiasi Sepak Bola Ghana atau GFA mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Otto Addo pada Senin malam. Dalam pernyataannya, GFA menyebut pihaknya telah berpisah dengan pelatih kepala tim putra senior, efektif seketika, tanpa menjelaskan lebih jauh soal alasan maupun nama pengganti.

Ghana kini bergerak cepat karena jadwal menuju turnamen besar sangat mepet. Tim itu membutuhkan stabilitas taktik dan kepemimpinan baru untuk menatap laga-laga fase grup yang sudah menanti.

Joachim Low disebut jadi kandidat terdepan

Laporan dari Ghana menyebut Joachim Low berada di jalur untuk mengambil alih pekerjaan tersebut. Pelatih berusia 66 bulan itu disebut bakal meneken kontrak jangka pendek dengan nilai sekitar 150.000 euro per bulan, dan kerja sama itu akan berakhir setelah Piala Dunia.

Low belum menangani tim mana pun sejak mundur dari posisi pelatih Jerman pada 2021 setelah 15 tahun memimpin Die Mannschaft. Laga terakhirnya bersama Jerman adalah kekalahan 0-2 dari Inggris di Wembley pada babak 16 besar Euro 2020.

Rekam jejak Low di level turnamen besar

Low punya reputasi kuat sebagai pelatih turnamen. Ia membawa Jerman juara dunia pada Piala Dunia di Brasil dan juga memimpin mereka finis peringkat ketiga pada Piala Dunia di Afrika Selatan, saat Jerman menyingkirkan Inggris.

  1. Juara Piala Dunia bersama Jerman
  2. Juara Piala Konfederasi
  3. Tampil di dua semifinal Euro
  4. Pencapaian terbaik lain: final Euro yang berakhir dengan kekalahan tipis dari Spanyol

Selain itu, Low juga memimpin Jerman ke gelar Piala Konfederasi pada 2017. Pengecualian besar dalam catatan turnamennya datang di Rusia, saat Jerman tersingkir lebih awal.

Dampak potensial bagi Ghana

Jika benar menangani Ghana, Low akan langsung menghadapi tantangan besar dalam waktu singkat. Menariknya, ia berpotensi mendapat kesempatan membalas kekalahan dari Inggris karena Ghana akan berjumpa The Three Lions pada laga grup kedua, 23 Juni.

Ghana berharap pengalaman Low di panggung internasional bisa membantu membenahi tim setelah periode hasil buruk. Otto Addo sendiri baru saja menjalani periode keduanya sebagai pelatih Ghana, setelah sebelumnya sempat menangani tim secara interim selama sebagian besar 2022, termasuk saat tampil di Piala Dunia Qatar.

Pada turnamen itu, Ghana sempat mengalahkan Korea Selatan tetapi tetap tersingkir di fase grup. Kini, dengan situasi yang kembali genting menjelang Piala Dunia, Ghana menunggu keputusan akhir soal apakah Joachim Low benar-benar akan menjadi sosok yang memimpin Black Stars.

Exit mobile version