Arsenal tersingkir dari FA Cup setelah kalah 1-2 dari Southampton pada babak perempat final. Gol penentu Shea Charles membuat The Gunners pulang dengan hasil pahit, yang sekaligus memperpanjang masa sulit mereka setelah sebelumnya juga kehilangan momentum di final EFL Cup.
Kabar itu menambah tekanan bagi tim Mikel Arteta, karena Arsenal sempat menargetkan FA Cup sebagai ajang untuk menebus kegagalan di turnamen domestik lain. Hasil ini juga menegaskan bahwa klub asal London utara itu kembali gagal menjaga konsistensi saat memasuki fase krusial kompetisi.
Arsenal kembali terpukul di momen penting
Southampton tampil disiplin dan memanfaatkan peluang dengan efektif untuk menyingkirkan Arsenal dari turnamen. Menurut ringkasan pertandingan, gol Shea Charles menjadi pembeda dalam laga yang berakhir mengejutkan bagi publik Emirates.
Arsenal sebenarnya membawa ekspektasi tinggi, tetapi mereka justru tidak mampu merespons tekanan lawan secara maksimal. Kekalahan ini membuat sorotan kembali tertuju pada efektivitas lini depan dan rapuhnya penyelesaian akhir saat menghadapi pertandingan sistem gugur.
Manchester City melaju setelah membantai Liverpool
Di pertandingan lain, Manchester City meraih kemenangan besar 4-0 atas Liverpool dan memastikan tempat di semifinal FA Cup. Erling Haaland menjadi bintang dengan mencetak hat-trick, sementara Liverpool tampil jauh di bawah standar dan kesulitan keluar dari tekanan.
Laga itu juga diwarnai kegagalan Mohamed Salah mengeksekusi penalti, yang disebut sebagai salah satu momen buruk dalam penampilan terakhirnya saat melawan Manchester City sebagai pemain Liverpool. Hasil tersebut memperlihatkan dominasi City dalam duel besar dan mempertegas langkah mereka di kompetisi piala.
Sorotan hasil utama FA Cup
Berikut ringkasan hasil yang paling menonjol dari putaran tersebut:
- Southampton 2-1 Arsenal
- Manchester City 4-0 Liverpool
- Chelsea 7-0 Port Vale
- Manchester City melaju ke semifinal
- Arsenal tersingkir di perempat final
Kemenangan telak City dan tersingkirnya Arsenal menjadi dua cerita terbesar pada rangkaian laga FA Cup terbaru. Di tengah ketatnya persaingan domestik, hasil ini kembali menunjukkan bahwa detail kecil, efektivitas peluang, dan ketenangan di momen penting sangat menentukan nasib tim di fase gugur.
