
Niko Kovac memuji peningkatan permainan Borussia Dortmund pada babak kedua setelah timnya menang dramatis 2-0 atas Stuttgart di MHPArena. Dua gol telat dari pemain pengganti Karim Adeyemi dan Julian Brandt memastikan tiga poin dan menjaga Dortmund tetap nyaman di posisi kedua Bundesliga.
Kovac menilai laga itu berjalan ketat dan minim risiko, tetapi ia melihat timnya berkembang setelah jeda. Dortmund kini unggul 11 poin dari posisi ketiga, sementara data Opta menempatkan peluang mereka finis di urutan kedua pada angka 99,6 persen.
Laga yang sulit terbuka
Kovac mengatakan pertandingan berlangsung dengan karakter saling menahan dan sedikit peluang bersih. Ia menilai kedua tim sama-sama berhati-hati karena Dortmund ingin mempertahankan posisi kedua, sedangkan Stuttgart berupaya menekan tim-tim di bawah mereka.
“Itu bukan pertandingan yang menarik,” ujar Kovac kepada situs resmi Dortmund. “Kami tidak mudah dalam babak pertama, karena kami tidak cukup kuat dalam duel dan tidak menang dalam bola kedua.”
Menurutnya, Dortmund kehilangan penguasaan bola terlalu cepat saat berhasil merebut bola. Kondisi itu membuat tim tamu kesulitan membangun serangan dalam fase awal pertandingan.
Perubahan di babak kedua
Kovac menilai Dortmund tampil lebih rapi setelah turun minum dan lebih disiplin dalam bertahan. Ia menyebut timnya menunggu momen yang tepat sebelum akhirnya memanfaatkan dua peluang terakhir untuk menutup laga.
“Di babak kedua, kami bertahan lebih baik dan menunggu kesempatan,” kata Kovac.
Dortmund memang hanya mencatat 0,07 expected goals pada babak pertama, dengan satu dari dua tembakan mereka memaksa Alexander Nübel melakukan penyelamatan. Angka itu membaik menjadi 0,61 hingga akhir laga, meski Stuttgart juga dibuat terbatas hanya pada satu tembakan tepat sasaran.
Catatan penting dari kemenangan ini
- Dortmund meraih kemenangan 2-0 berkat gol telat Karim Adeyemi dan Julian Brandt.
- Tim asuhan Kovac kini mengoleksi 14 gol melalui pemain pengganti di Bundesliga musim ini.
- Dortmund mencatat clean sheet ke-13 di liga sepanjang musim ini.
- Nico Schlotterbeck menjadi pemain kunci dengan enam sapuan, enam kali merebut bola, dan 34 umpan akurat.
- Borussia Dortmund tetap unggul 11 poin dari peringkat ketiga dan makin dekat mengunci posisi kedua.
Schlotterbeck juga menegaskan bahwa kemenangan itu lahir dari ketenangan dan sedikit keberuntungan di menit akhir. Ia menyebut Stuttgart sempat menekan Dortmund cukup jauh ke belakang, tetapi timnya tetap menjaga mentalitas untuk bertahan sampai peluang datang.
“Pada menit ke-90, kami mengambil dua шанс yang ada dan menang dengan sedikit keberuntungan,” ujar Schlotterbeck. “Kami sudah seperti ini sepanjang musim karena bermain dengan mentalitas yang tepat.”
Bagi Dortmund, kemenangan ini bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal konsistensi di lini belakang. Mereka kini terus mempertahankan banyak clean sheet dan menunjukkan bahwa efektivitas di menit akhir masih menjadi senjata penting dalam persaingan papan atas Bundesliga.





