Thomas Frank Ajak Pendukung Tetap Yakin Hadapi Masa Sulit Tottenham Hotspur

Thomas Frank menghadapi masa sulit bersama Tottenham Hotspur yang sedang mengalami penurunan performa. Tim hanya meraih satu kemenangan dalam enam pertandingan terakhir di semua kompetisi, termasuk hasil buruk di kandang sendiri yang menjadi fokus utama jelang laga melawan Fulham pada Sabtu.

Kekalahan telak 4-1 dari Arsenal pekan lalu memicu kritik terhadap taktik pertahanan Frank. Namun, dalam laga Liga Champions melawan Paris Saint-Germain yang berakhir 5-3, Spurs menunjukkan semangat menyerang yang lebih baik meskipun tetap kalah.

Frank menegaskan pentingnya kepercayaan diri kepada para pemain, staf, dan struktur klub untuk maju. Ia mengatakan, “Terus percaya, terus bekerja, satu percakapan lagi, satu video lagi, satu pertemuan lagi, satu sesi latihan lagi, selalu mencoba memperbaiki bagian demi bagian.”

Manajer asal Denmark ini mengakui bahwa hari-hari buruk membuat tim merasa sakit dan frustrasi. Namun, melawan PSG, ia melihat karakter tim yang ingin ia bangun dan menilai ada kemajuan meskipun hasilnya belum optimal.

Dalam pertemuan dengan media, Frank menyatakan fokus jangka panjang tak kalah penting dari sekadar memenangkan pertandingan selanjutnya. Ia berkomitmen membangun fondasi yang berkelanjutan agar klub dapat terus berkembang.

Tottenham dipastikan tanpa Cristian Romero yang sedang menjalani sanksi akumulasi kartu kuning. Selain itu, pemain seperti Yves Bissouma, Dejan Kulusevski, James Maddison, dan Dominic Solanke masih menepi akibat cedera.

Thomas Frank tetap optimis meski tekanan meningkat, dan berharap dukungan dari semua pihak bisa membantu Tottenham keluar dari masa sulit ini. Laga melawan Fulham di kandang menjadi kesempatan penting untuk membuktikan perubahan positif dan menjaga momentum ke depannya.

Exit mobile version