Tiga Hal Penting Usai Kekalahan Liverpool dari PSV di Liga Champions

Liverpool kembali menelan kekalahan telak saat menjamu PSV di Anfield, dengan skor 1-4 pada Rabu malam. Kekalahan ini menambah panjang catatan buruk Liverpool, yang sudah gagal meraih kemenangan dalam sembilan dari 12 pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Hasil ini membuat posisi Liverpool di fase grup Liga Champions semakin terancam, kini mereka berada di urutan ke-13 klasemen dengan kemungkinan besar harus menghadapi babak play-off yang sulit. Berikut tiga hal utama yang bisa dipetik dari kekalahan ini.

1. Penampilan Ibrahima Konate Menjadi Sorotan Negatif
Konate, yang musim lalu jadi salah satu pemain kunci Liverpool saat juara Liga Inggris, kali ini tampil jauh dari standar. Dalam pertandingan melawan PSV, bek Prancis itu terlihat bingung dan melakukan kesalahan fatal yang mengakibatkan gol ketiga bagi tuan rumah.

Situasi kontrak Konate yang akan habis pada akhir musim ini juga menambah tekanan. Negosiasi pembaruan kontrak dilaporkan berjalan lambat, memunculkan spekulasi ketertarikan klub besar seperti Real Madrid dan PSG. Kondisi ini tampaknya mempengaruhi mental dan performanya di lapangan, di mana ia tampil bukan seperti pemain yang berjuang keras mempertahankan posisinya.

2. Dominik Szoboszlai Jadi Satu-satunya Titik Terang
Meskipun Liverpool mengalami kekalahan berat, Szoboszlai tetap menunjukkan kualitasnya dengan mencetak gol penyama dan menjadi pengatur serangan utama. Pemain asal Hungaria ini menciptakan empat peluang, memberikan tujuh umpan ke zona akhir dan lima operan panjang akurat.

Szoboszlai juga fleksibel dalam beradaptasi di berbagai posisi sesuai kebutuhan pelatih Arne Slot. Penampilannya yang konsisten menjadi salah satu alasan manajer Liverpool masih dipercaya, di tengah minimnya kontribusi pemain kunci lain seperti Cody Gakpo dan Florian Wirtz.

3. Masa Depan Arne Slot di Liverpool Mulai Diragukan
Kekalahan ini diperparah oleh kebobolan tujuh gol dalam dua laga kandang terakhir, hal yang sangat jarang terjadi bagi Liverpool. Suasana Anfield usai wasit meniup peluit akhir ditandai dengan teriakan kecewa dan cemoohan dari suporter.

Walau klub biasanya memberi kesempatan bagi pelatih untuk berbenah, kepercayaan terhadap Slot mulai memudar. Liverpool saat ini tengah menghadapi krisis kepercayaan diri yang cukup serius, dan perubahan pelatih bisa menjadi salah satu opsi untuk mengembalikan semangat serta performa tim.

Performa buruk Liverpool melawan PSV menunjukkan tantangan besar yang harus segera diatasi. Evaluasi mendalam terhadap mental bermain dan kondisi kontrak pemain menjadi kunci jika mereka ingin bangkit di laga berikutnya.

Berita Terkait

Back to top button